Priyo Hartanto
Pusat Penelitian Geoteknologi - LIPI

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PERHITUNGAN NERACA AIR DAS CIDANAU MENGGUNAKAN METODE THORNTHWAITE Priyo Hartanto
JURNAL RISET GEOLOGI DAN PERTAMBANGAN Vol 27, No 2 (2017)
Publisher : Indonesian Institute of Sciences

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (827.72 KB) | DOI: 10.14203/risetgeotam2017.v27.443

Abstract

Daerah aliran sungai (DAS) Cidanau yang terletak di Kabupaten Serang mempunyai nilai strategis sebagai penyedia air untuk kawasan industri Kota Cilegon dan Kabupaten Serang. Perhitungan neraca air Cidanau diperlukan untuk mengetahui kemampuan dalam mencukupi kebutuhan air di wilayah tersebut. Metode Thornthwaite dipakai untuk menghitung neraca air berdasarkan atas pasokan (input) dan luaran air (output) dalam rentang waktu tertentu. Perhitungan dengan metode ini didasarkan atas kecukupan data klimatologi, jenis tanah dan tutupan lahan. Hasil perhitungan menunjukkan surplus air selama tujuh bulan dari bulan Januari sampai Mei dan Nopember sampai Desember sebesar 896,4 mm/tahun. Dengan luas DAS Cidanau 22.322 ha, maka total air yang masih tersedia sebesar 177,4 juta m3/tahun. Cidanau River Basin area, which is located in Serang Regency, has a strategic value as the water supply for Cilegon and Serang industrial estate. Water balance analysis of this area is necessary to recognize its capacity in fulfilling water demand of the area. In this study, we used Thornthwaite method to calculate the water balance, which is based on water input and output within a certain time range. This calculation method depends on the adequacy of climatological data, soil type, and land cover. The result has indicated that water surplus occurred in January to May and November to December as much as 896,4 mm/year. As the covered area is 22,322 ha, the total available water of this river basin is 177.4 million m 3 /year
Kualitas Air pada Puncak Musim Kemarau di Daerah Rawa Danau Kabupaten Serang Priyo Hartanto; Robert M Delinom; Hendarmawan Hendarmawan
JURNAL RISET GEOLOGI DAN PERTAMBANGAN Vol 29, No 1 (2019)
Publisher : Indonesian Institute of Sciences

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1225.483 KB) | DOI: 10.14203/risetgeotam2019.v29.1021

Abstract

Rawa Danau Serang merupakan rawa pegunungan yang menjadi andalan pemasok air di kawasan industri Cilegon dan sekitarnya. Selain air hujan, pasokan air ke Rawa Danau juga berasal dari mataair gunungapi di sekitarnya. Sumber air yang ada terdiri dari mataair, mataair panas, sumur gali, sumur bor dan sungai. Percampuran beragam sumber air tersebut dapat mempengaruhi kualitas air Rawa Danau, sehingga penelitian kondisi fisika dan kimia air menjadi penting untuk dilakukan. Pengukuran dilakukan pada kondisi puncak musim kemarau untuk menganalisis skenario terburuk dari curah hujan minimal dan kualitas air belum banyak dipengaruhi air hujan. Pada puncak musim kemarau, air di daerah penelitian cenderung bersifat asam dengan pH air berkisar 5,7-7,65. Hasil pengukuran dan analisis kimia air menggunakan AAS dan turbidimeter secara keseluruhan air masih memenuhi syarat untuk digunakan sesuai dengan peruntukannya. Analisis hidrogeokimia menggunakan diagram Piper menunjukkan bahwa tipe air Ca+Mg-HCO3. Rawa Danau Serang, which is a wetland in the mountain area, is the primary source of water for Cilegon and surrounding areas. Besides the precipitation, the main source of water in Rawa Danau is the mountain springs. The other water sources include springs, hot springs, dug wells, boreholes, and rivers. The mixture of those various sources of water might affect the quality of water.  Therefore, a study on the chemical and physical properties of the water is essential. We measured the water condition in the dry season to analyze the worst-case scenario of minimal rain. At the peak of dry season, water in the study area was acidic with pH ranging from 5.7 to 7.65. The results of chemical analysis of water using AAS and turbidimeter have indicated that, as a whole, the water from Rawa Danau was still meet the requirements for domestic use. Hydro-geochemical analysis using the Piper diagram has indicated that the type water is Ca + Mg- HCO3.