. Hikmad Hakim
Unknown Affiliation

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

KONTRIBUSI DAYA LEDAK LENGAN DAN KELENTUKAN TOGOK KE BELAKANG TERHADAP KETERAMPILAN SERVIS ATAS BOLAVOLI PADA SISWA SMA NEGERI 2 BANTAENG Hikmad Hakim, .
COMPETITOR: Jurnal Pendidikan Kepelatihan Olahraga Vol 4, No 2 (2012)
Publisher : UNIVERSITAS NEGERI MAKASSAR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/com.v4i2.707

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kontribusi daya ledak lengan dan kelentukan togok ke belakang terhadap keterampilan servis atas bolavoli. Penelitian ini termasuk jenis penelitian deskriptif yang menggunakan model desain korelasional. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa SMA Negeri 2 Bantaeng dengan jumlah sampel penelitian 40 orang putra yang dipilih secara random sampling. Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik analisis korelasi dan regresi dengan menggunakan sistem SPSS Versi 15.00 pada taraf signifikan 95% atau  a 0,05. Bertolak dari hasil  analisis data, maka penelitian ini menyimpulkan bahwa: (1) Kontribusi daya ledak lengan dengan  keterampilan servis atas pada permainan bolavoli siswa SMA Negeri 2 Bantaeng sebesar 70,2%; (2) Kontribusi kelentukan togok ke belakang terhadap keterampilan servis atas pada permainan bolavoli siswa SMA Negeri 2 Bantaeng sebesar 54,6%; dan (3) Kontribusi daya ledak lengan dan kelentukan togok ke belakang terhadap keterampilan servis atas pada permainan bolavoli siswa SMA Negeri 2 Bantaeng sebesar 72%. Kata Kunci : Daya Ledak Lengan, Kelentukan Togok Ke Belakang, Servis Atas Bolavoli ABSTRACT This study aims to determine the contribution of explosive power and flexibility torse arm backwards to serve the volleyball skills. This research includes descriptive research using correlational design model. The study population was all students in SMAN 2 Bantaeng with sample number 40 boys randomly selected sampling. The data analysis technique used is the correlation and regression analysis techniques using SPSS system version 15:00 on 95% significance level or a 0.05. Departing from the results of the data analysis, the study concluded that: (1) Contribution explosive power arm with the skills to serve on the student volleyball game SMAN 2 Bantaeng by 70.2%, (2) Contribution to the back of the torse flexibility service skills over the SMA student volleyball game 2 Bantaeng by 54.6%, and (3) contribution explosive power and flexibility torse arm backwards towards service skills on the volleyball game SMAN 2 Bantaeng students by 72%. Keyword : Arm Explosive Power, Torse Flexibility to Back, Upper Service Volleyball
PENGARUH LATIHAN ISOTONIK DAN LATIHAN ISOMETRIK TERHADAP KEMAMPUAN MEMANAH PADA CABANG OLAHRAGA PANAHAN Hikmad Hakim, .
COMPETITOR: Jurnal Pendidikan Kepelatihan Olahraga Vol 4, No 1 (2012)
Publisher : UNIVERSITAS NEGERI MAKASSAR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/com.v4i1.694

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh latihan isotonik dan latihan isometrik terhadap kemampuan memanah pada cabang olahraga panahan. Penelitian ini termasuk jenis penelitian eksperimen. Populasi penelitian ini adalah seluruh mahasiswa putra Jurusan Pendidikan Kepelatihan Olahraga FIK UNM yang telah memprogramkan mata kuliah panahan dengan jumlah sampel penelitian 20 orang yang dipilih secara random sampling, kemudian dilanjutkan pembagian kelompok dengan menggunakan machid ordinat. Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik analisis uji-t dengan menggunakan sistem SPSS Versi 15.00 pada taraf signifikan 95% atau a0,05. Bertolak dari hasil  analisis data, maka penelitian ini menyimpulkan bahwa: (1) ada pengaruh yang signifikan latihan isotonik terhadap kemampuan memanah pada cabang olahraga panahan, terbukti nilai t0 = 29,498 > tt = 2,262 atau (P < α0,05); (2) ada pengaruh yang signifikan latihan isometrik terhadap kemampuan memanah pada cabang olahraga panahan, terbukti nilai t0 = 18,411 > tt = 2,262 atau (P < α0,05); dan (3) ada perbedaan pengaruh yang signifikan antara latihan isotonik dan latihan isometrik terhadap kemampuan memanah pada cabang olahraga panahan, terbukti nilai t0 = 4,970 > tt = 2,101 atau (P < α0,05). Kata Kunci: Isotonik, Isometrik, memanah ABSTRACT This study aims to determine the effect of isotonic and isometric exercise training on the ability of archery in the archery sports. This study includes the type of research experiments. The study population was all students of the Department of Education's son is training exercise that has  been programmed FIK UNM archery course with a sample of the study 20 people chosen at random sampling, then continued division ofthe group by using machid ordinate. Data analysis technique used is the t-test analysis techniques using SPSS system version 15:00 on 95% or a significant level a of 0.05.Starting from the results of data analysis, the study concluded that: (1) no significant effect on the ability of isotonic exercise in sports archery archery, proved the value of t0 =  29.498 > tt = 2.262 or (P < α0, 05), (2) no significant effect on the ability of isometric exercise on sports archery archery, proved the value of t0 = 18.411 > tt = 2.262 or (P < α0, 05), and (3) no significant difference in effect between isotonic and isometric exercise training on the ability of archery on sports archery, proved the value of t0 = 4.970 > tt = 2.101 or (P < α0, 05). Keyword: Isotonic, Isometric, Archery
ANALISIS KEMAMPUAN PASSING BAWAH DALAM PERMAINAN BOLAVOLI PADA SISWA SMA COKROAMINOTO TAMALANREA MAKASSAR (DITINJAU KEKUATAN LENGAN, KEKUATAN TUNGKAI DAN KOORDINASI MATA-TANGAN) Hikmad Hakim, .
COMPETITOR: Jurnal Pendidikan Kepelatihan Olahraga Vol 4, No 3 (2012)
Publisher : UNIVERSITAS NEGERI MAKASSAR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/com.v4i3.726

Abstract

ABSTRAK Gerakan dasar dalam permainan bolavoli semuanya dilakukan dengan menggunakan lengan sebagai penggerak utama pada proses pelaksanaannya. Oleh karena itu passing bawah yang merupakan salah satu teknik yang paling sering digunakan harus memiliki kemampuan fisik kekuatan lengan. Sedangkan tungkai berfungsi untuk membantu pergerakan dalam pelaksanaan teknik dasar passing bawah. Posisi tungkai  dalam permainan bolavoli membentuk sebuah kuda-kuda dengan proses setengah jongkok. Hal ini dilakukan agar supaya proses pelaksanaan pantulan bola pada lengan untuk dapat diarahkan dengan baik. Kemampuan mengkoordinasikan gerak mata dan tangan adalah yang terjadi dari informasi yang diintegrasikan ke dalam gerak anggota badan. Semua gerakan tangan harus dapat dikontrol dengan penglihatan dan harus tepat sesuai dengan urutan yang direncanakan untuk melakukan passing bawah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kekuatan lengan, kekuatan tungkai, dan koordinasi mata tangan dengan kemampuan passing bawah dalam permainan bolavoli. Metode yang dipergunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif. Populasi penelitian adalah seluruh siswa SMA Cokroaminoto Tamalanrea Makassar. Namun populasi tersebut dibatasi pada siswa laki-laki saja agar mempunyai kesamaan sifat dalam hal jenis  kelamin dengan sampel yang diambil atau digunakan dalam penelitian ber-jumlah 60 orang dengan teknik pengambilan sampel random sampling atau secara undian. Data yang terkumpul tersebut perlu dianalisis secara statistik deskriptif maupun infrensial dengan taraf signifikan 95% atau a0,05. Berdasarkan hasil penelitian maka ditemukan jawaban sebagai berikut: (1) Ada hubungan yang signifikan kekuatan lengan dengan kemampuan passing bawah dalam permainan bolavoli terbukti r0 = 0,612 (P < α0,05), (2) Ada hubungan yang signifikan kekuatan tungkai dengan kemampuan passing bawah dalam permainan bolavoli terbukti r0 = 0,666 (P < α0,05), (3) Ada hubungan yang signifikan koordinasi mata tangan dengan kemampuan passing bawah dalam permainan bolavoli terbukti r0 = 0,859 (P < α0,05), dan (4) Ada hubungan yang signifikan antara kekuatan lengan, kekuatan tungkai, dan koordinasi mata tangan dengan kemampuan passing bawah dalam permainan bolavoli terbukti r0 = 0,860 (P < α0,05). Kata Kunci : Kekuatan Lengan, kekuatan Tungkai, Koordinasi Mata-Tangan, Passing Bawah Bolavoli ABSTRACT Basic movements in the game of volleyball are all done using the arm as a prime mover in the process of implementation. Therefore, passing down, which is one of the most commonly used technique must have the physical ability of arm strength. While the movement of the leg work to assist in the implementation of the basic techniques of passing down. The position of the legs in the game of volleyball to form an easel with the half-squat. This is done so that the process of implementation of the reflection of the ball on the arm to be well targeted. The ability to coordinate eye and hand movements are occurring from the information that is integrated into the motion of the limbs. All hand movements should be controlled by sight and must be appropriate to the planned order to make passing down. This study aimed to determine the relationship between the arm strength, leg strength, hand-eye coordination and the ability of passing down the volleyball game. The method used in this research is descriptive method. Population were all high school students Cokroaminoto Tamalanrea Makassar. However, the population is restricted to male students only in order to have the same properties in terms of gender, with samples taken or used in the study numbered 60 with a random sampling technique sampling or sweepstakes.  95% or α0,05. The collected data needs to be analyzed with descriptive statistics and infrensial significance level  Based on the research results found answers to the following: (1) There is a significant relationship of arm strength with the passing ability in the game of volleyball proved to be r0 = 0.612 (P < α0,05), (2) There is a significant strength of the leg with the passing ability in a volleyball game proved r0 = 0.666 (P < α0,05), (3) There is a significant relationship with the hand-eye coordination skills in passing the volleyball game proved r0 = 0.859 (P < α0,05), and (4) There is a relationship significantly between the arm strength, leg strength, and hand eye coordination with the passing ability in volleyball game proved r0 = 0.860 (P < α0,05). Keyword : Arm strength, leg strength, eye-hand coordination, Passing Down volleyball