Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Proses Dinamika Pembentukan Identitas Sosial pada kelompok:Studi Kasus Geng Motor Ghost Night di Pekanbaru Leni Armayati; Zulriska Iskandar; Ahmad Gimmy P. Siswandi; Zainal Abidin
JURNAL PSIKOLOGI Vol 15, No 1 (2019): Jurnal Psikologi
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/jp.v15i1.6847

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran dinamika kelompok dan pembentukan identitas sosial pada geng motor Ghost Night. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif studi kasus. Penelitian ini menggunakan tiga subjek yang tergabung dalam geng motor Ghost Night selama lima tahun. Setelah melakukan observasi, peneliti mengambil data lewat wawancara semi-terstruktur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa identitas sosial setiap anggota geng motor Ghost Night dibentuk oleh otoritas untuk kemudian terjadi dinamika internal kelompok geng motor Ghost Night terbentuk. Identitas sosial yang terbentuk setiap anggota kelompok geng motor Ghost Night dipertahankan kelompok dengan penciptaan rasa takut dengan otoritas dalam kelompok. Oleh sebab itu, setiap anggota geng motor Ghost Night tidak mempunyai keberanian untuk menolak perintah dan melanggar apa yang dikatakan oleh pemimpin kelompok. Ancaman dan hukuman secara fisik yang dilakukan oleh pemimpin kelompok adalah cara pemimpin kelompok membentuk kelompok geng motor Ghost Night. Kata kunci: identitas sosial, geng motor, remaja
The Perspective of Family Functionality on Juvenile Delinquency Among Female Motorcycle Gangs Leni Armayati; Resti Anjeli
Journal of Practice Learning and Educational Development Vol. 5 No. 2 (2025): Journal of Practice Learning and Educational Development (JPLED)
Publisher : Global Action and Education for Society

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58737/jpled.v5i2.475

Abstract

Motorcycle gangs are no longer exclusively associated with male dominance; they have increasingly involved females as well. The actions of female motorcycle gangs have become a growing concern due to their involvement in violent behaviors such as assaults, fights, and illegal street racing. Family functionality plays a crucial role in preventing adolescents from engaging in delinquent behavior, especially among members of female motorcycle gangs. This study aims to examine the relationship between family functionality and juvenile delinquency among female motorcycle gang members. The sample consisted of 40 female motorcycle gang members in Pekanbaru, selected using a saturated sampling technique. Data were collected using two scales: the Family Assessment Device, which was adapted into Indonesian by the researcher through a forward translation technique, and the Self-Reported Delinquency Scale, which had previously been adapted into Indonesian. The results show a significant negative correlation between family functionality and juvenile delinquency among female motorcycle gang members (r = -0.487; p = 0.00; p < 0.01). This indicates that higher family functionality is associated with lower levels of juvenile delinquency among female motorcycle gang members. Conversely, lower family functionality is associated with higher levels of delinquency in this group.
KESEJAHTERAAN PSIKOLOGIS TENAGA KESEHATAN DITINJAU DARI DUKUNGAN SOSIAL KELUARGA Meiliza Aprina Habibah; Rizal, Irfani; Leni Armayati
AN-NAFS Vol. 19 No. 2 (2025): AN-NAFS: Jurnal Fakultas Psikologi
Publisher : UIR Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25299/annafs.2025.vol19(2).24635

Abstract

Tenaga kesehatan kerap menghadapi berbagai tekanan dalam pekerjaannya, seperti beban kerja yang berat, tuntutan emosional, serta risiko kesehatan yang bisa berdampak pada kesejahteraan psikologis mereka. Dukungan sosial keluarga ialah suatu komponen yang bisa meningkatkan kesejahteraan psikologis. Tujuan dari studi ini ialah guna mengetahui peran dukungan sosial keluarga pada kesejahteraan psikologis tenaga kesehatan di Rumah Sakit X Pekanbaru. Metode penelitian yang diterapkan adalah kuantitatif melalui pendekatan sampling jenuh, melibatkan 100 tenaga kesehatan sebagai sampel. Pengukuran dilakukan menggunakan The Social Provision Scale untuk mengukur dukungan sosial keluarga serta Ryff's Psychological Well-Being Scale guna menghitung kesejahteraan psikologis. Hasil analisis statistik dengan menggunakan regresi linier sederhana memperlihatkan t sebesar 3,244 dan nilai signifikansi sebesar 0,002 (p< 0,05). Artinya, ada peran dukungan sosial keluarga yang signifikan terhadap peningkatan kesejahteraan psikologis tenaga kesehatan. Dukungan sosial keluarga memberikan sumbangan sebesar 9,7% terhadap terbentuknya kesejahteraan psikologis, sementara sisanya disebabkan oleh faktor lainnya. Maka, penting bagi Rumah Sakit untuk mendukung tenaga kesehatan dalam memperoleh keseimbangan antara pekerjaan dan kehidupan pribadi guna untuk meningkatkan kesejahteraan psikologis mereka.
Mindfulness and Islamic parenting for adolescent mental health: A literature review Leni Armayati; Iredho Fani Reza; Yanwar Arief; Maulin Annisa; Icha Herawati
Psikis : Jurnal Psikologi Islami Vol 11 No 2 (2025): Vol. 11 No. 2 (2025): Psikis : Jurnal Psikologi Islami
Publisher : Program Studi Psikologi Islam, Fakultas Psikologi, Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19109/psikis.v11i2.30451

Abstract

Adolescent mental health is a critical component of overall well-being and a key determinant of healthy development into adulthood. This period is marked by increased vulnerability to psychological stressors, particularly those arising from peer group dynamics. Parenting plays a pivotal role in shaping adolescent resilience and emotional regulation, especially when approached through mindful practices. Integrating mindfulness with Islamic values offers a holistic and culturally grounded parenting strategy that not only addresses emotional needs but also fosters spiritual and moral development. This study presents a literature review that systematically analyzed 11 journal articles and conference proceedings collected through the PICOT framework (Population, Intervention, Comparison, Outcome, Time) by accessing Google Scholar and the Garuda portal. The thematic synthesis revealed three main findings: (1) mindfulness contributes to improved emotional regulation and resilience among adolescents, (2) Islamic parenting values provide moral and spiritual grounding that strengthens coping strategies, and (3) the integration of mindfulness and Islamic parenting remains underexplored, particularly in relation to peer group dynamics in the digital era. These findings highlighted the potential of combining psychological mindfulness techniques with Islamic ethical values to promote emotional stability, self-regulation, and resilience among adolescents, while also underscoring the need for further empirical research to address gaps in the existing literature.