Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Peran Media Massa Saat Pemilihan Umum Mengawasi atau Diawasi Musfialdy Musfialdy
Jurnal Dakwah Risalah Vol 26, No 2 (2015): June 2015
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/jdr.v26i2.1215

Abstract

Pemilihan Umum merupakan perwujudan dari kedaulatan rakyat yang merupakan kehendak mutlak bangsa Indonesia setelah menetapkan dirinya sebagai negara demokrasi.Nilai demokrasi pada pemilu antara lainsetiap tahapan penyelengaraan pemilu sesuai mengandung kepastian hukum. Agar tercipta derajat kompetisi yang sehat, partisipatif, dan mempunyai derajat keterwakilan yang lebih tinggi, serta memiliki mekanisme pertanggungjawaban yang jelas, maka penyelenggaraan pemilihan umum harus dilaksanakan secara lebih berkualitas dari waktu ke waktu. Implementasi dari upaya yang dilakukan dalam meningkatkan kualitas adalah membentuk dan melaksanakan fungsi pengawasan pemilu. Penataan agenda (Agenda Setting) mengacu kepada kemampuan media massa untuk mengarahkan perhatian khalayak terhadap isu-isu tertentu yang diagendakan media massa..Media massa memiliki kekuatan untu mempengaruhi agenda media kepada agenda publik. Kecenderungan jurnalisme menjadi alat propaganda terutama di musim kompetisi pemilihan umum hal ini karena terkonsentrasinya pemilikan media pada sekelompok elit kekuatan ekonomi, sejumlah konglomerat yang secara keamanan bisnis (business saaety) masih sangat tergantung pada kekuatan politik yang sedang atau akan berkuasa. Dalam Pemilu, media jurnalisme mesti menyajikan fakta-fakta dan informasi independen tentang peristiwa dan isu-isu yang akan jadi referensi bagi masyarakat dalam membuat keputusan.Tujuan paling penting bagi medaia massa adalah menyediakan informasi yang dibutuhkan warga. Untuk itu independensi media sangatlah penting.Independen dari otoritas politik, otoritas sosial atau bisnis, dan tidak ada bias personal.
INTEGRITAS WARTAWAN RIAU POS DALAM MENERAPKAN KODE ETIK JURNALISTIK PADA PENULISAN BERITA ONLINE Hely Sumarto; Musfialdy Musfialdy
Jurnal Riset Mahasiswa Dakwah dan Komunikasi Vol 2, No 4 (2020): September 2020
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/jrmdk.v2i4.12438

Abstract

Latar belakang masalah yang diambil adalah mengenai pemberitaan asusila berupa pencabulan, terkait dengan hal itu, penulis ingin melakukan penelitian mengenai integritas wartawan riau pos dalam menerapkan Kode Etik Jurnalistik pada penulisan berita online. Dan penulis membatasi hanya mengambil unsur ke 4 (Wartawan Indonesia tidak membuat berita bohong, fitnah, sadis, dan cabul) dan 5 (Wartawan Indonesia tidak menyebutkan dan menyiarkan identitas korban kejahatan susila dan tidak menyebutkan identitas anak yang menjadi pelaku kejahatan. Karena ke dua pasal tersebut sangat cocok dengan berita yang menjadi objek penelitian, yaitu 15 berita kriminal mengenai pencabulan) dari ke 11 unsur Kode Etik Jurnalistik, karena point tersebut sesuai dengan apa yang penulis teliti. Dan yang menjadi objek penelitian adalah 15 berita online riaupos.co edisi September hingga Desember 2019, mengenai berita asusila, Berdasarkan teori dijelaskan bahwa seorang wartawan dikatakan memiliki integritas apabila ia memiliki 4 kriteria, yaitu : (1) profesionalisme, (2) penegak kebenaran, (3) jujur, arif dan terpercaya dan (4) objektif. Kriteria tersebut dapat dilihat dari wartawan yang menerapkan Kode Etik Jurnalistik, namun dibatasi menjadi dua poin, yaitu pasal (4) Wartawan Indonesia tidak membuat berita bohong, fitnah, sadis, dan cabul dan pasal (5) Wartawan Indonesia tidak menyebutkan dan menyiarkan identitas korban kejahatan susila dan tidak menyebutkan identitas anak yang menjadi pelaku kejahatan. Karena ke dua pasal tersebut sangat cocok dengan berita yang menjadi objek penelitian, yaitu 15 berita kriminal mengenai pencabulan di media online Riau Post edisi 2 September sampai 6 Desember 2019. 
Analisis Pengaruh Good Corporate Governance, Corporate Social Responsibility dan Ukuran Perusahaan Terhadap Nilai Perusahaan (Studi Pada Perusahaan Perbankan Di Bursa Efek Indonesia) Musfialdy Musfialdy
PEKBIS Vol 11, No 1 (2019)
Publisher : Program Studi Pendidikan Ekonomi Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (253.943 KB) | DOI: 10.31258/pekbis.11.1.%p

Abstract

The aim of this research is to analysis the effect of Good Corporate Governance,Corporate Social Responsibility and Firm Size toward Firm Value in Indonesia StockExchange Period 2013-2015. Population on this research includes bankingcompanies in Indonesia Stock Exchange Period 2013-2015. This research usedpurposived sampling as its sampling techniques. This research used secondarydata. Data collection technique of this research used was documentation method.Analysis method that used of this research was multiple regression analysis. Basedon the hypothesis testings, this research concludes: 1) Managerial ownership has nosignificant effect on Firm Value. This indicates that the growth of the number ofshares owned by the management company have no significant impact on the Firm.2) Corporate social responsibility has no significant effect on Corporate Value. Thisindicates that aspects of CSR activities have no significant impact on the FirmValue. 3) Firm size has a significant negative effect on Corporate Value. Thisindicates that the growth of total assets owned by the company has a verysignificant impact on the high value of the company in the eyes of investors.