Kodarni Kodarni
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

MANAJEMEN PELAYANAN SOSIAL DI LEMBAGA PANTI ASUHAN HASANA PEKANBARU Kodarni Kodarni
Jurnal Dakwah Risalah Vol 28, No 2 (2017): December 2017
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/jdr.v28i2.5546

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk berusaha memahami arti peristiwa dan kaitan-kaitannya dalam situasi tertentu dari perilaku seseorang atau penyelenggara manajemen pelayanan sosial di lembaga Panti Asuhan hasana, serta melakukan kegiatan manajemen tersebut dengan menggunakan metode penelitian kualitatif Fenomenologi.Panti Asuhan Hasana merupakan salah satu panti asuhan hasana secara manajemen sangat baik, tertata dan terkelola sehingga menjadi panti asuhan hasana yang dapat  dicontoh di kota pekanbaru. hasil penelitian  sebagai berikut:pertama, Perencanaan dilakukan sebelum pelaksanaan kegiatan pelayanan sosial kepada anak di panti,  sedangkan seluruh civitas akademika. Keterlibatan seluruh unsur dalam perencanaan menjadi hal yang sangat penting baik yang dibuat diawal tahun ajaran baru, pemberian bimbingan dan arahan kepada anak asuh, pertengahan semester, mingguan bahkan harian. Selalu diawasi baik oleh pengurus panti maupun oleh guru yang mengajar. Kedua, Pengorganisasian yang dilakukan antar unit yang ada atau antar lintas kelas sesuai dengan prosedur pelayanan sosial, mulai dari identifikasi sampai pada intervensi dan tindak lanjut. .Ketiga, Pelaksanaan yang dilakukan dalam berbagai aktivitas rutin di lembaga baik di kelas proses pembelajaran, di luar lembaga pada event tertentu, penggunaan metode sampai keadministrasian berjalan dengan baik. Sesuai prosedur pelayanan sosial yang dilakukan. Keempat, Pengawasan dilembaga Panti Hasanah dalam hal evaluasi berbagai kegiatan sesuai dengan pelaksanaan yang dilakukan dan rencana yang telah dilakukan seperti persiapan dan pelaksanaan proses pembelajaran di kelas maupun antar lembaga melibatkan seluruh civitas akademika yayasan, baik yayasan, kepala sekolah, guru orang tua wali murid bahkan keterlibatan anggota masyarakat.