Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

MEDIA PEMBELAJARAN AGAMA ISLAM DI ERA MILENIAL 4.0 Muhammad Zaim
POTENSIA: Jurnal Kependidikan Islam Vol 6, No 1 (2020): Juni
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/potensia.v6i1.9200

Abstract

Every industrial revolution will affect all aspects of life including Islamic education, as will the current industrial revolution 4.0 which has, is and will continue to influence all aspects of Islamic education, including influencing of learning media in Islamic education, and it is impossible for us to almost avoid this influence. Each influence brings positive and negative sides, and which will always be studied, how to maximize the positive side and minimize or avoid the negative side. This study will discuss how is the concept of Islamic learning media in this milenial era. This research is a qualitative research with descriptive analysis technique by using library research design. The results of this study reveal that learning media for the industrial era 4.0. namely technology-based learning media of the industrial era 4.0 is the right learning media for learning of students in this milenial era such as social media which incidentally is very familiar among the students. Considering this problem is a problem that the world of education is currently facing, this study is a very important to be constantly examined by Islamic religious education experts.
TUJUAN PENDIDIKAN PERSPEKTIF AL-QURAN DAN HADITS (Isu Dan Strategi Pengembangan Pendidikan Islam) Muhammad Zaim
Muslim Heritage Vol 4, No 2 (2019): Muslim Heritage
Publisher : IAIN Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21154/muslimheritage.v4i2.1766

Abstract

Dari begitu besarnya perhatian Islam terhadap pendidikan, tentu agama Islam memiliki tujuan dan alasan tersendiri terhadap permasalahan tersebut. Oleh karena itu, dalam makalah ini akan memaparkan tujuan agama Islam menyuruh umatnya memperhatikan pendidikan. Dimana di dalam memaparkannya mengambil dari ayat-ayat tentang tujuan pendidikan, kemudian dijelaskan dengan tidak mengambil dari satu kitab tafsir saja, tapi menghubungkan dari beberapa kitab tafsir. Dan juga mengumpulkan bebrapa hadits yang berkaitan dengan dengan tujuan pendidikan sebagai pemahaman komperenship terhadapatujuan pendidikan dalam Islam. Dalam analisisnya tak lupa berbagai penapat cendikiawan muslim menjadi perbandingan dan penambah khazanah kajian tujuan pendidikanIslam ini. Begitu juga berbagai pandangan tokoh pendidikan modern barat juga menjadi komparasi dalm kajian tujuan pendidikan perspektif al-Quran dan Hadits
PEMIKIRAN PENDIDIKAN KH. HASYIM ASY’ARI (Studi Kompetensi Kepribadian Guru dalam Kitab Adab al-‘alim wa al-muta’allim): PEMIKIRAN PENDIDIKAN KH. HASYIM ASY’ARI (Studi Kompetensi Kepribadian Guru dalam Kitab Adab al-‘alim wa al-muta’allim) Muhammad Zaim
Muróbbî: Jurnal Ilmu Pendidikan Vol. 4 No. 2 (2020): September
Publisher : Fakultas Tarbiyah Institut Agama Islam Bani Fattah Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52431/murobbi.v4i2.238

Abstract

In general, character education now is still at the level of memorization and/or introduce a value but has not reached the appreaciationof values level, even it makes a personal commitment in life. Therefore, it is requiring in-depth review of the educational character from some classical and modern literature that will contribute to such thinking. If we review the book Adab al-'Alim wa al-Muta'allim work of K.H. Hasyim Asy’ari, there is a treatise on education that includes character education, especially about the competency attitude values that should be owned by educators. And the relevance of competency attitude education by K.H. Hasyim Asy’ari in the context competency attitude education in Indonesia includes several components of character education. Starting from the above problems, it becomes urgent to do this research. The focus of this study, how does a competency attitude educator by K.H. Hasyim Asy’ari? And how relevance of competency attitude education by K.H. Hasyim Asy’ari in the context competency attitude education in Indonesia.
PEMIKIRAN PENDIDIKAN AL-ZARNUJI (Rekontruksi Epistimologi Pendidikan Modern Berbasis Sufistik-Etik) Muhammad Zaim; Ahmad Masyruhin
Muslim Heritage Vol 5, No 2 (2020): Muslim Heritage
Publisher : IAIN Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21154/muslimheritage.v5i2.2360

Abstract

AbstractRenewal of Islamic education today is faced two major issues. First, problems in education which are not able to created progressive outcome and Islamic behavior. Second, the influence of the Western education concepts that tends to be rational and empirical. Islamic education so that the world currently affected western very rational and empirical began to lose value and ethics. One of the thinkers of Islamic education that focuses on values and ethics are az-Zarnuji. Therefore, this article will reveal how to reconstruct the modern educational-ethical-based Sufi begins by reviewing az-Zarnuji’s educational epistemology. Methods of this study used literature review by tracking the primary source of Ta’lim al-Muta’allim Thariqah al-Ta’allum and other secondary sources. The results of this research education epistimologi az-Zarnuji designed and built on a foundation and framework sufistik-ethical values. The concept of education that starts from the object to the evaluation should be worth sufistik. always make God the backrest through morals, and ethics. always puts the character, morals, decency value with fellow humans or other creatures above intellectual. This was then used to reconstruct the world of modern education today by entering epistimologi az-Zarnuji educational thought in modern education. AbstrakPembaharuan pendidikan Islam saat ini di hadapkan dengan dua isu besar.Pertama, permasalahan dalam pendidikan yang belum mampu mencetakoutput yang berfikiran maju dan berprilaku Islami.Kedua, permasalahan pengaruh konsep pendidikan Barat yang cenderung rasional dan empiris semata.Sehingga dunia pendidikan Islam saat ini terpengaruh barat yang sangat rasional dan empiris sehinnga mulai kehilangan nilai dan etikanya.Adapun salah satu pemikiran tokoh pendidikan Islam yang sangat mengedapankan nilai dan etika adalah az-Zarnuji.Oleh karena itu, Artikel ini akanmengungkap bagaimana merekontruksi pendidikan modern berbasis sufistik-etik diawalidengan mengupas epistemologi pendidikan az-Zarnuji. Metode penelitian ini menggunakan metode kajian pustaka dengan cara menelusuri sumber primerkitab Ta’lim al-Muta’allim Thariqah al-Ta’allum dan sumber sekunder lainnya. Hasil penelitian ini Secara epistimologi pemikiran pendidikan az-Zarnuji dibentuk dan dibangun melalui pondasi kerangka nilai sufistik-etik.Konsep pendidikan dari tujuan, sampai evaluasi harus bernilai sufistik yakni selalu menjadikan Allah sebagai sandaran melalui akhlak hati, dan etik yakni selalu mengedepankan akhlak, moral, nilai kesusilaan baik dengan sesama manusia ataupun dengan makhluk lainnya diatas intelektual.Ini lah yang kemudian digunakan untuk merekontruksi dunia pendidikan modern saat ini dengan memasukkan epistimologi pemikiran pendidikan az-Zarnuji dalam pendidikan modern.
PEMIKIRAN PENDIDIKAN AL-ZARNUJI (Rekontruksi Epistimologi Pendidikan Modern Berbasis Sufistik-Etik) Muhammad Zaim; Ahmad Masyruhin
Muslim Heritage Vol 5, No 2 (2020): Muslim Heritage
Publisher : IAIN Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (493.253 KB) | DOI: 10.21154/muslimheritage.v5i2.2360

Abstract

AbstractRenewal of Islamic education today is faced two major issues. First, problems in education which are not able to created progressive outcome and Islamic behavior. Second, the influence of the Western education concepts that tends to be rational and empirical. Islamic education so that the world currently affected western very rational and empirical began to lose value and ethics. One of the thinkers of Islamic education that focuses on values and ethics are az-Zarnuji. Therefore, this article will reveal how to reconstruct the modern educational-ethical-based Sufi begins by reviewing az-Zarnuji’s educational epistemology. Methods of this study used literature review by tracking the primary source of Ta’lim al-Muta’allim Thariqah al-Ta’allum and other secondary sources. The results of this research education epistimologi az-Zarnuji designed and built on a foundation and framework sufistik-ethical values. The concept of education that starts from the object to the evaluation should be worth sufistik. always make God the backrest through morals, and ethics. always puts the character, morals, decency value with fellow humans or other creatures above intellectual. This was then used to reconstruct the world of modern education today by entering epistimologi az-Zarnuji educational thought in modern education. AbstrakPembaharuan pendidikan Islam saat ini di hadapkan dengan dua isu besar.Pertama, permasalahan dalam pendidikan yang belum mampu mencetakoutput yang berfikiran maju dan berprilaku Islami.Kedua, permasalahan pengaruh konsep pendidikan Barat yang cenderung rasional dan empiris semata.Sehingga dunia pendidikan Islam saat ini terpengaruh barat yang sangat rasional dan empiris sehinnga mulai kehilangan nilai dan etikanya.Adapun salah satu pemikiran tokoh pendidikan Islam yang sangat mengedapankan nilai dan etika adalah az-Zarnuji.Oleh karena itu, Artikel ini akanmengungkap bagaimana merekontruksi pendidikan modern berbasis sufistik-etik diawalidengan mengupas epistemologi pendidikan az-Zarnuji. Metode penelitian ini menggunakan metode kajian pustaka dengan cara menelusuri sumber primerkitab Ta’lim al-Muta’allim Thariqah al-Ta’allum dan sumber sekunder lainnya. Hasil penelitian ini Secara epistimologi pemikiran pendidikan az-Zarnuji dibentuk dan dibangun melalui pondasi kerangka nilai sufistik-etik.Konsep pendidikan dari tujuan, sampai evaluasi harus bernilai sufistik yakni selalu menjadikan Allah sebagai sandaran melalui akhlak hati, dan etik yakni selalu mengedepankan akhlak, moral, nilai kesusilaan baik dengan sesama manusia ataupun dengan makhluk lainnya diatas intelektual.Ini lah yang kemudian digunakan untuk merekontruksi dunia pendidikan modern saat ini dengan memasukkan epistimologi pemikiran pendidikan az-Zarnuji dalam pendidikan modern.
TUJUAN PENDIDIKAN PERSPEKTIF AL-QURAN DAN HADITS (Isu Dan Strategi Pengembangan Pendidikan Islam) Muhammad Zaim
Muslim Heritage Vol 4, No 2 (2019): Muslim Heritage
Publisher : IAIN Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21154/muslimheritage.v4i2.1766

Abstract

Dari begitu besarnya perhatian Islam terhadap pendidikan, tentu agama Islam memiliki tujuan dan alasan tersendiri terhadap permasalahan tersebut. Oleh karena itu, dalam makalah ini akan memaparkan tujuan agama Islam menyuruh umatnya memperhatikan pendidikan. Dimana di dalam memaparkannya mengambil dari ayat-ayat tentang tujuan pendidikan, kemudian dijelaskan dengan tidak mengambil dari satu kitab tafsir saja, tapi menghubungkan dari beberapa kitab tafsir. Dan juga mengumpulkan bebrapa hadits yang berkaitan dengan dengan tujuan pendidikan sebagai pemahaman komperenship terhadapatujuan pendidikan dalam Islam. Dalam analisisnya tak lupa berbagai penapat cendikiawan muslim menjadi perbandingan dan penambah khazanah kajian tujuan pendidikanIslam ini. Begitu juga berbagai pandangan tokoh pendidikan modern barat juga menjadi komparasi dalm kajian tujuan pendidikan perspektif al-Quran dan Hadits