Zailani Zailani
Fakultas Ushuluddin Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Rekontruksi Tradisi Islam (Studi Pemikiran Muhammed Arkoun tentang Sunnah) Zailani Zailani
Jurnal Ushuluddin Vol 18, No 2 (2012): July - December
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/jush.v18i2.709

Abstract

Setelah Nabi wafat, sunnah nabi tetap merupakan sebuah ideal yang hendak diikuti oleh para generasi muslim sesudahnya, dengan mensyarahkankannya berdasarkan kebutuhan-kebutuhan mereka. Pensyarahan yang kontinyu dan progresif ini, terjadi sesuai dengan situasi di daerah-daerah yang berbeda, serta pemahaman mazhabmazhab yang berbeda pula. Perbedaan pemehaman ini akan menimbulkan perselisihan di kalangan umat Islam, untuk itu perlu diberikan suatu batasan terhadap sunnah yang boleh diberikan interpretasi dan sunnah yang tidak boleh, dalam artian mana sunnah yang mencakup tradisi masyarakat Arab yang dilakukan Nabi dengan sunnah yang merupakan sebagai suatu ajaran. Mohammed Arkoun mencoba untuk membuat konsep rekontruksi sunnah agar umat Islam pada tataran ajaran mereka tidak lagi saling menyalahkan meskipun pada tataran “tradisi” mereka berbeda.
Analisis Terhadap Hadis Larangan Menikah Ketika Ihram Zailani Zailani
Jurnal Ushuluddin Vol 18, No 1 (2012): January - June
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/jush.v18i1.702

Abstract

Menikah merupakan salah satu sunnah Rasulullah SAW yang mesti dilakukan oleh setiap manusia. Pernikahan yang syah adalah pernikahan yang dilakukan sesuai dengan tuntunan yang telah di sampaikan oleh Rasulullah itu sendiri. Namun Sering kali kita ketika berinteraksi dengan hadishadis Rasulullah s.a.w. berhadapan dengan beberapa hadis yang kelihatan saling bertentangan di antara satu sama lain, salah satu di antaranya adalah hadis yang menjelaskan tentang menikah ketika sedang ihram, baik ihram haji, maupun ihram umrah. di suatu sisi Rasul melarang melangsungkan pernikahan ketika sedang berihram, di sisi lain, Rasul melakukan pernikahan ketika ia sedang berihram. khususnya ketika Rasul menikahi Maimunah.