Muhammad Yasir
Fakultas Ushuluddin Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Syed Amir Ali: Rekonstruksi Islam Muhammad Yasir
Jurnal Ushuluddin Vol 16, No 2 (2010): July - December
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/jush.v16i2.675

Abstract

Rekonstruksi Islam merupakan upaya menyingkap kembali nilai-nilai keislaman yang selama ini dianggap baku, makanya Syed Amir Ali melakukan pembaharuan terutama umat muslim India yang hanyut dengan ketiduran. Syed Amir Ali mengajak umat Islam meninjau kembali Sejarah masa silam, untuk membuktikan bahwa Agama yang mereka anut bukanlah agama yang menyebabkan kemunduran tetapi agama yang membawa kepada kemajuan dan peradaban. The life and teaching of Muhammad or The Spirit of Islam A History of The Revolution And Ideal of Islam with A Life of The Prophet.
Makna Toleransi Dalam Al-Qur’an Muhammad Yasir
Jurnal Ushuluddin Vol 22, No 2 (2014): July - December
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/jush.v22i2.734

Abstract

Dalam kaitannya Kemajemukan di tengah masyarakat,Al-Qur’an menggelari Umat Islam sebagai umat”Ummatan Wasathan”(Moderat) Penamaan agama yang dibawah Nabi Muhammad SAW dengan Islam sebenarnya telah cukup menjadi bukti bahwa kedatangan Islam adalah untuk menghadirkan rahmat dan kedamaian bagi alam semesta,sementara itu kedamaian tidak akan terwujud tanpa adanya suasana toleransi ditengah realitas Kemajemukan Toleransi merupakan sikap terbuka dalam menghadapi perbedaan, didalamnya terkandung sikap saling menghargai dan menghormati eksistensi masing-masing pihak. Dalam kehidupan yang toleran, keseimbangan dalam hidup mendapatkan prioritasnya. Keanekaragaman tidak diposisikan sebagai ancaman, namun justru peluang untuk saling bersinergi secara positif. Piagam Madinah adalah contoh lain yang Fenomenal dari praktek toleransi Islam yang menolak mentah-mentah tuduhan Intoleransi yang dilontarkan para musuh Islam,Piagam Medinah berisi penegasan tentang kesetaraan fungsi dan kedudukan serta persamaan hak dan kewajiban antara umat muslim dan umat-umat lain yang tinggal di Madinah.