Johar Arifin
Fakultas Ushuluddin Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pendekatan Ulama Hadis dan Ulama Fiqh dalam Menelaah Kontroversial Hadis Johar Arifin
Jurnal Ushuluddin Vol 22, No 2 (2014): July - December
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/jush.v22i2.732

Abstract

Hadis-hadis yang telah dibukukan oleh para ulama ada yang tampak bertentangan secara zhahir, kemudian dikenal dengan ilmu Mukhtalaf al-hadis.Hadis-hadis yang tampak bertentangan itu adalah hadis-hadis sanad dan matannya sama-sama sahih minimal hasan, dan bukan dha’if dan maudhu’.Ulama Hadis menggunakan dua pendekatan dalam menelaah hadis kontroversial, yaitu pendekatan dari segi sanad dan pendekatan dari segi matan.Sedangkan Ulama Fiqh melakukan Pendekatan dalam menyelesaikan hadishadis kontroversial tidak jauh berbeda dengan apa yang dilakukan oleh Ulama hadis. Ulama hadis lebih cenderung memahami hadis Nabi secara tekstual, sedangkan Ulama fiqh cenderung memahaminya secara kontekstual dalam rangka pengambilan dasar suatu hukum. Untuk menyelesaikan hadis yang bertentangan, para Ulama hadis dan Ulama fiqh, menempuh metode yang boleh dikatakan sama, yaitu:al-tarjih-al-jam’u walal-taufiq-al-nasikh wa al-mansukh-altawaqquf.
Hadis-hadis Nabi dalam Berinteraksi dengan Non Muslim “Muharibun” Johar Arifin
Jurnal Ushuluddin Vol 17, No 1 (2011): January - June
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/jush.v17i1.682

Abstract

Rasulullah SAW panutan kehidupan, tauladan ummat, terbukti lewat sejarah dan hadis-hadis aplikatif dalam penataan konsep berinteraksi dengan non muslim yang dalam kajian difokuskan pada kelompok muharibun. Peran dakwah Islam dalam berinteraksi memerlukan kajian dan analisa terhadap kondisi mereka. Umat Islam semakin di tuntut memahami konsep agamanya dalam berinteraksi dengan mereka shingga menjadi salah satu daya tarik bagi mereka untuk memeluk islam.