Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

Pengendalian Persediaan Bahan Baku Produksi Surat Kabar Menggunakan Metode Economic Order Quantity (EOQ) Probabilistik Pada PT. X Ilham Hadi Lubis; Fitriani Surayya Lubis; Muhammad Isnaini Hadiyul Umam; Muhammad Ihsan Hartaty
Journal of Economic, Bussines and Accounting (COSTING) Vol 7 No 4 (2024): Journal of Economic, Bussines and Accounting (COSTING)
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/costing.v7i4.10374

Abstract

Pengendalian persediaan merupakan tahapan kebijakan pengendalian untuk menentukan tingkat persediaan yang harus dijaga, kapan pesanan untuk menambah persediaan harus dilakukan dan berapa besar pesanan harus diadakan, jumlah atau tingkat persediaan yang dibutuhkan berbeda-beda untuk setiap perusahaan pabrik. Berdasarkan hasil survei, perusahaan ini dapat memproduksi ±1.200 surat kabar dalam sehari, sehingga dalam sebulan dapat mencapai angka produksi ±26.400 surat kabar dengan 22 hari kerja dalam sebulan. Angka tersebut berkategorikan berfluktuasi dikarenakan untuk produksi produk tersebut tergantung dari demand konsumen. Selanjutnya, terkait penyediaan bahan baku berupa kertas kalkir, plat, dan kertas koran tersebut memiliki sebuah kelemahan. Pada periode tertentu, proses produksi mengalami penurunan dikarenakan tidak dapat menangani fluktuasi dari demand konsumen akibat kekurangan bahan baku. Hal tersebut disebabkan karena perusahaan ini mengadopsi metode manajemen persediaan yang sederhana, yaitu dengan melakukan pemesanan bahan baku kembali di saat persediaannya hampir habis (acak atau tidak konsisten). Persediaan hampir habis dikarenakan perusahaan tidak memesan banyak stok bahan baku dan sesuai demand konsumen Selain itu, dalam pemesanan kembali perusahaan mengalami waktu tunggu (lead time) yang berbeda-beda.
Optimalisasi Penerapan Total Productive Maintenance Pada Mesin Mosher I Dengan Metode Overall Equipment Effectiveness Kurniawan, Fajar; Muhammad Isnaini Hadiyul Umam; Ismu Kusumanto
Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan Vol. 4 No. I (2025): Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan
Publisher : Yayasan Inovasi Kemajuan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55826/jtmit.v4iI.526

Abstract

Mesin Mosher merupakan salah satu komponen utama dalam proses produksi bahan baku disebuah perusahaan multinasional di Indonesia yang berfokus pada industri semen. Mesin ini berfungsi sebagai penghancur material, sehingga efektivitas operasionalnya sangat berpengaruh terhadap kualitas produksi. Oleh karena itu, analisis penerapan Total Productive Maintenance (TPM) dengan metode Overall Equipment Effectiveness (OEE) diperlukan untuk menilai efisiensi mesin dalam mendukung proses produksi. Penelitian ini menggunakan data dari pekerja shift 1 serta waktu operasi Mesin Mosher I selama dua minggu pertama bulan Februari 2023. Hasil analisis menunjukkan bahwa perusahaan telah menerapkan kegiatan monitoring dan maintenance secara berkala, namun masih terdapat total waktu downtime sebesar 528 menit, yang berpotensi mengurangi efektivitas mesin. Sebagai solusi, disarankan untuk melakukan inspeksi berkala secara lebih ketat, serta memastikan penggunaan suku cadang asli atau material dengan daya tahan lebih tinggi dalam proses penggantian komponen guna meningkatkan efisiensi dan mengurangi downtime.
Optimalisasi Penerapan Total Productive Maintenance Pada Mesin Mosher I Dengan Metode Overall Equipment Effectiveness Kurniawan, Fajar; Muhammad Isnaini Hadiyul Umam; Ismu Kusumanto
Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan Vol. 4 No. I (2025): Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan
Publisher : Yayasan Inovasi Kemajuan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55826/jtmit.v4iI.526

Abstract

Mesin Mosher merupakan salah satu komponen utama dalam proses produksi bahan baku disebuah perusahaan multinasional di Indonesia yang berfokus pada industri semen. Mesin ini berfungsi sebagai penghancur material, sehingga efektivitas operasionalnya sangat berpengaruh terhadap kualitas produksi. Oleh karena itu, analisis penerapan Total Productive Maintenance (TPM) dengan metode Overall Equipment Effectiveness (OEE) diperlukan untuk menilai efisiensi mesin dalam mendukung proses produksi. Penelitian ini menggunakan data dari pekerja shift 1 serta waktu operasi Mesin Mosher I selama dua minggu pertama bulan Februari 2023. Hasil analisis menunjukkan bahwa perusahaan telah menerapkan kegiatan monitoring dan maintenance secara berkala, namun masih terdapat total waktu downtime sebesar 528 menit, yang berpotensi mengurangi efektivitas mesin. Sebagai solusi, disarankan untuk melakukan inspeksi berkala secara lebih ketat, serta memastikan penggunaan suku cadang asli atau material dengan daya tahan lebih tinggi dalam proses penggantian komponen guna meningkatkan efisiensi dan mengurangi downtime.
Optimization of Tire Production Planning Using The Goal Programming Method and Sensitivity Analysis Vera Devani; Muhammad Isnaini Hadiyul Umam; Yulia Aiza; Sarbaini Sarbaini
(IJCSAM) International Journal of Computing Science and Applied Mathematics Vol. 8 No. 2 (2022)
Publisher : LPPM Institut Teknologi Sepuluh Nopember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

In Indonesia there are many companies that are engaged in tire retreading or reuse of unused used tires. One of the problems in the retread business in Indonesia is that the tire production target is often not fulfilled and the lack of available tires is used as the main raw material for retreading due to the long process of sending tires from consumers to companies. The purpose of this study is to determine the optimal needs of resources, determine the priority of achievement and determine the value of sensitivity to the optimum solution achieved. The method used in this study is the Goal Programming Method, because it is suitable for problems that have many goals because through its deviation, the method can automatically capture information about the relative achievement of the goals to be achieved. Based on the results of research that has been done, it can be concluded that the maximum income earned by the company is IDR 474,426,000 or an increase of 36% from the limit set by the company. In addition, it can also be concluded that the sensitivity range for the boundary quantity value is the distance at which the shadow price remains valid. If it increases above the upper limit of sensitivity (increases) or decreases below the lower limit (decreases), the value of the shadow price will change.
Peramalan dan Pengendalian Persediaan Bahan Baku Kedelai yang Optimal dalam Produksi Tempe Menggunakan Metode EOQ (Economic Order Quantity) Sahibul Amri; Misra Hartati; Muhammad isnaini Hadiyul Umam; Fitriyani Surayya Lubis; Nazaruddin Nazaruddin
BIOEDUSAINS:Jurnal Pendidikan Biologi dan Sains Vol. 7 No. 2 (2024): Bioedusains: Jurnal Pendidikan Biologi dan Sains
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/bioedusains.v7i2.10859

Abstract

This study aims to determine an appropriate raw material forecasting method for UKM Marlianis, a household industry specializing in soybean processing to produce tempeh. Currently, UKM Marlianis adopts a conventional purchasing policy for soybeans without considering sales volumes, leading to overstocking or shortages of raw materials. The research employs a quantitative approach by comparing two forecasting methods: exponential smoothing and trend projection. The alpha (α) value used in the exponential smoothing method is 0.1. The findings reveal that the exponential smoothing method demonstrates lower forecasting errors than the trend projection method, with a Mean Absolute Deviation (MAD) of 374.38, Mean Squared Error (MSE) of 313,445.7, and Mean Absolute Percentage Error (MAPE) of 7.1%. Based on these results, inventory cost analysis was conducted using the Economic Order Quantity (EOQ) method. In conclusion, the exponential smoothing method with the specified parameters is more effective in forecasting soybean raw material needs, and inventory optimization using the EOQ method supports operational efficiency at UKM Marlianis. Keywords: EOQ, Exponential Smoothing, Forecasting, Trend Projection