Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

USULAN PERBAIKAN KESELAMATAN KERJA UNTUK MEMINIMALKAN KECELAKAAN KERJA DENGAN PENDEKATAN JOB SAFETY ANALYSIS (JSA) PADA AREA LANTAI PRODUKSI DI PT. ALAM PERMATA RIAU Dewi Diniaty Diniaty
SITEKIN: Jurnal Sains, Teknologi dan Industri Vol 13, No 1 (2015): Desember 2015
Publisher : Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/sitekin.v13i1.1292

Abstract

PT. Alam Permata Riau is a company that pays little attention to safety. Where in work activities are always accompanied by a potential hazard that could cause accidents at work. This study aims to determine the statistical value of workplace accidents by using Frequency Rate, Severity Rate, and Safety Score, identifying the types of occupational accidents in the production process, identifying factors that could potentially pose a hazard to workers, and propose improvements that need to be taken to minimize workplace accidents PT. Alam Permata Riau with Job Safety Analysis approach. Methodology used in this research is secondary data from the company, direct observation, and identification of occupational accidents. identification using a work accident frequency rate, severity rate, and use safety scor. The survey results revealed that the highest frequency rate was in 2014 as many as 289 accident severity rate is the highest value in 2009 sebabyak 267 days, and the safety scor show that the state of K3 PT. Riau Natural jewel in good condition with a value <= -2.00. Accidents at PT. Riau Natural jewel is caused by not wearing personal protective equipment at the time of the work, and the company should provide infrastructure K3 then conduct safety audits by the JSA against work accidents in order to reduce occupational accidents in the company.
OPTIMALISASI SISTEM PERSEDIAAN BAHAN BAKU KARET MENTAH DENGAN MENGGUNAKAN METODE LOT SIZING DI PT. RICRY Dewi Diniaty Diniaty
SITEKIN: Jurnal Sains, Teknologi dan Industri Vol 12, No 2 (2015): Juni 2015
Publisher : Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/sitekin.v12i2.1003

Abstract

PT.RICRY pekanbaru yang merupakan perusahaan yang bergerak dibidang pengolahan karet mentah (Lateks) menjadi produk setengah jadi. Keterbatasan bahan baku merupakan tantangan bagi PT. RICRY untuk menanggulangi besarnya permintaan pasar. Sistem pengolahan persediaan kurang dikelola dengan baik sehingga sering menimbulkan over stock ataupun stock out. Faktor-faktor yang meliputi Optimasi sistem persediaan bahan baku ini yaitu peramalan (Forcesting) untuk merencanakan permintaan atau kebutuhan bahan baku pada periode berikutnya, menentukan persediaan pengaman (Safety Stock) meminimasi terjadinya kehabisan persediaan, menentukan ukuran pemesanan (Lot Sizing), dan menentukan waktu pemesanan kembali (Reorder Point). Setelah dilakukan perhitungan sehingga didapat jumlah permintaan untuk tahun berikutnya dan ukuran masing-masing permintaan setiap bulannya, persediaan pengaman sebesar 120978,9 kg/bulan, ukuran pemesanan sebesar 554.421 Kg dengan total biaya Rp 33.856.720.000, dan waktu pemesanan kembali apabila persediaan yang masih ada digudang sebesar 555008,15 Kg
ANALISIS BEBAN KERJA FISIK DAN MENTAL KARYAWAN DI LANTAI PRODUKSI PADA PT PESONA LAUT KUNING Dewi Diniaty Diniaty
SITEKIN: Jurnal Sains, Teknologi dan Industri Vol 13, No 2 (2016): JUNI 2016
Publisher : Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/sitekin.v13i2.1735

Abstract

PT. Pesona Laut Kuning merupakan salah satu perusahaaan yang bergerak di bidang vulkanisir ban, yaitu perusahaan yang memproduksi ban bekas menjadi ban baru. Terjadinya lembur (overtime) dan tidak tercapai target produksi adalah salah satu penyebab terjadinya masalah internal perusahaan terutama pada karyawan perusahaan tersebut. Subjek penelitian ini adalah seluruh karyawan yang bekerja di lantai produksi yaitu 15 orang karyawan. Beban kerja yang di ukur adalah beban kerja fisik dan mental. Beban kerja fisik diukur berdasarkan cardiovascular load (CVL) dan beban kerja mental diukur dengan metode NASA –Task Load Index (NASA– TLX). Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui klasifikasi beban kerja fisik dan mental di lantai produksi dan penyebab dari beban kerja fisik dan mental tersebut. Berdasarkan hasil analisis CVL, karyawan yang menerima beban kerja fisik yang perlu perbaikan berjumlah 3 orang dari 15 orang karyawan dengan persentase CVL masing – masingnya adalah 38,12 %, 32,12% dan 35,40 %. Sedangkan dari hasil analisis NASA – TLX diperoleh 3 karyawan dengan kategori beban kerja sangat tinggi, 6 karyawan dengan kategori tinggi, 5 karyawan dengan kategori sedang dan 1 karyawan dengan kategori rendah. Dengan persentase, karyawan tergolong sangat tinggi sebesar 20 %, sedangkan karyawan tergolong tinggi sebesar 40 % dan karyawan tergolong Sedang sebesar 33,33 % serta karyawan tergolong rendah sebesar 6,67 %. Kedua metode pengukuran beban kerja, yaitu CVL dan NASA-TLX mendapatkan hasil analisis yang berbeda karena elemen kerja kerja yang diterima karyawan berbeda.