This Author published in this journals
All Journal An-Nida'
ASLATI ASLATI
Fakuktas Dakwah dan Komunikasi UIN Sultan Syarif Kasim Riau Jl. Soebrantas km 15 No. 155 Pekanbaru, 28293

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

AL-QAWA’ID AL-MAQASHIDIAH YANG TERKAIT DENGAN MASHLAHAT DAN MAFSADAT (Studi Pemikiran Abd al-Rahman Ibrahim al-Kailani) ASLATI ASLATI; AFRIZAL AFRIZAL
An-Nida' Vol 41, No 1 (2017): January - June
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyrakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/an-nida.v41i1.4634

Abstract

Sheikh Prof. Dr. Abdul Rahman Al-Kailani adalah seorang Pengurus Rabithah Ulama Jordan, seorang Professor di bidang Fiqh dan Ushul Fiqh, Fakutas Syari’ah Uiniversitas Jordan. Kajian Qawa’id al-Maqashid karya al-Kailani ini dapat dikatakan telah lebih mendalam dan maju dari kajian-kajian para ahli sebelumnya. Al-Kailani dalam membahas Al-Qawa’id Al-Maqashidiah melengkapinya dengan penjelasan kaidah, dalil-dalil dan wajh al-dilalah  yang menjadi dasar hukumnya, sikap para ahli ushul tentang kaidah itu, kaidah-kaidah yang sejalan dengannya, serta mengemukakan berbagai contoh baik dalam masalah fiqh klasik maupun masalah kontemporer. Al-Kailani membuat sistematika tersendiri dalam pembahasan Al-Qawa’id Al-Maqashidiah yang meliputi tiga pokok bahasan, yaitu pertama, Al-Qawa’id Al-Maqashidiah yang terkait dengan mashlahat dan mafsadat. Kedua, Al-Qawa’id Al-Maqashidiah yang terkait dengan prinsip mengangkat kesulitan. Ketiga, Al-Qawa’id Al-Maqashidiah yang terkait dengan dampak perbuatan dan maqashid mukallaf.
FENOMENA MAGIS PADA TRADISI PACU JALUR DI KABUPATEN KUANTAN SINGINGI ASLATI ASLATI; SILAWATI SILAWATI
An-Nida' Vol 41, No 2 (2017): July - December
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyrakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/an-nida.v41i2.4647

Abstract

Keberadaan Magis seolah-olah menjadi kebutuhan bagi sebagian masyarakat di Indonesia. Pada tinjauan sejarahnya Magis sudah ada sebelum Islam masuk ke Indonesia yang oleh masyarakat seringkali digunakan untuk banyak ritual seperti, penyembuhan penyakit, mencari jodoh, memperoleh kekayaan dan sebagainya. Hal ini berlanjut sampai ke tataran dunia modern saat ini. Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi tidak mampu menghapus fenomena tersebut secara keseluruhan karena banyak sekali suatu tradisi yang hidup dimasyarakat sudah  menjadi darah daging yang sulit dihilangkan. Namun pada akhirnya praktek Magis yang terjadi di masyarakat cenderung mengesampingkan nilai dan norma dalam Islam. Fenomena Magis juga terdapat pada Masyarakat Kabupaten Kuantan Singingi dalam rangka prosesi Pacu Jalur dimulai dari Perencanaan pembuatan Jalur sampai Jalur dilombakan setiap tahunnya di sungai Batang Kuantan.