M Makhfudz
Fakultas Hukum Universitas Tama Jagakarsa

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Meniti Jejak Tindak Pidana Korupsi Melalui Digital Forensic M Makhfudz
SALAM: Jurnal Sosial dan Budaya Syar-i Vol 8, No 6 (2021)
Publisher : Faculty of Sharia and Law UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/sjsbs.v8i6.23242

Abstract

The development of corruption crimes proceed to increase, namly by utilizing network, which is known as cyber crime, as such digital forensic is needed. To posses this, mastery of every evidence principle can talk, which can create electronic evidence, in the form of conversations, though reconstructing these electronic evidence. Keywords : Cyber crime, every evidence can talk, digital prensic. ABSTRAK Perkembangan kejahatan korupsi terus meningkat yaitu dengan menggunakan / memanfaatkan jaringan yang dikenal cyber crime, sehingga dibutuhkan digital forensic. Untuk hal tersebut dibutuhkan penguasaan prinsip “every evidence can talk” yang dapat membuat alat bukti elektronik berupa percakapan dengan cara menkontruksi alat bukti elektronik. Kata Kunci : Cyber crime, every evidence can talk digital forensic
Saatnya Azas Demokrasi Dikembalikan Bersumber Norma Moral M Makhfudz
SALAM: Jurnal Sosial dan Budaya Syar-i Vol 7, No 5 (2020)
Publisher : Faculty of Sharia and Law UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/sjsbs.v7i11.17793

Abstract

Abstracts:Natural laws are vague and metaphysical, but that does not mean they are permanently stuck in the clouds. And when natural law is thought to exist only in the cloud, there would be no gain that can be gained from the positive law that applies in a region. However, as fundamental principles of natural law come to the fore in the way that their rules are converted into actual situations, the advantages of new natural laws are of considerable value to mankind. The composition of this paper employs a qualitative analysis process with a literary approach from a variety of literatures. The findings of the study suggest that it is important to restore democracy on the basis of moral norms.Keywords: Values, Democracy, Rules of Justice  Abstrak     :              Hukum alam bersifat abstrak dan teoritis, namun tidak berarti bahwa hukum alam selamanya tergantung di awang-awang. Sebab ketika hukum alam dianggap hanya ada di awang-awang, maka akan tidak banyak manfaatnya yang dapat dipetik oleh hukum positif yang berlaku di suatu Negara. Akan tetapi, ketika kaidah hukum alam yang abstrak turun ke membumi dalam arti kaidah-kaidahnya diejawantahkan ke dalam kasus-kasus konkret, maka manfaatnya hukum alam baru sangat terasa manfaatnya bagi umat manusia. Penulisan artikel ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan kepustakaan dari beberapa literatur. Hasil penelitian menyatakan perlu mengembalikan demokrasi dengan bersumber kepada norma moral.Kata Kunci: Azas, Demokrasi, Norma Moral