Fera Ratyaningrum
Jurusan Seni Rupa, Universitas Negeri Surabaya

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Kontribusi Desain Komunikasi Visual dalam Anti-Hoax System saat Pandemi Covid-19 di Indonesia Marsudi Marsudi; Muchammad Bayu Tejo Sampurno; Condro Wiratmoko; Fera Ratyaningrum
SALAM: Jurnal Sosial dan Budaya Syar-i Vol 7, No 4 (2020)
Publisher : Faculty of Sharia and Law UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/sjsbs.v7i10.15844

Abstract

AbstrakPenelitian ini ingin membahas tentang kecenderungan maraknya hoax saat pandemi Covid-19 di Indonesia, dan sebagai tindakan solutif adalah mengeksplorasi kontribusi Desain Komunikasi Visual sebagai anti-hoax system saat pandemi Covid-19 di Indonesia. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif yang dipadukan dengan poin kunci pendekatan etnografi virtual. Hasil penelitian menunjukkan (1) penyebaran informasi palsu atau hoax disebabkan karena kemudahan dalam meneruskan informasi; (2) kemudahan tersebut ironisnya tidak diikuti dengan daya pemikiran kritis yang berlandaskan akademis sehingga informasi palsu dan hoax dapat dengan mudah menyebar di masyarakat; (3) Desain Komunikasi Visual dapat menjadi solusi dengan cara membiasakan calon desainernya untuk berpikiran kritis dan melakukan eksplorasi ide kreatif dalam karyanya dengan berbasis riset; (4) Desainer komunikasi visual mampu memberikan rasa nyaman kepada masyarakat dengan karya yang turut memerhatikan efeknya terhadap psikologis penontonnya.Kata kunci: kontribusi Desain Komunikasi Visual, anti-hoax system, pandemi Covid-19, Indonesia AbstractThis research wants to discuss the tendency of hoaxes to emerge during the Covid-19 pandemic in Indonesia, and as a solutive measure is to explore the contribution of Visual Communication Design as an anti-hoax system during the Covid-19 pandemic in Indonesia. This study uses qualitative methods combined with key points of the virtual ethnographic approach. The results showed (1) the dissemination of false information or hoaxes caused by the ease in forwarding information; (2) the convenience is ironically not followed by critical thinking power based on academics so that false information and hoaxes can easily spread in the community; (3) Visual Communication Design can be a solution by getting the potential designers to think critically and explore creative ideas in their work with research-based; (4) Visual communication designers are able to provide a sense of comfort to the public with works that also pay attention to their psychological psychological effects.Keywords: contribution of Visual Communication Design, anti-hoax system, Indonesian Covid-19 pandemic