Badrun Susantyo
Pusat Penelitian dan Pengembangan Kesejahteraan Sosial Kementerian Sosial Republik Indonesia

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

LINGKUNGAN DAN PERILAKU AGRESIF INDIVIDU Badrun Susantyo
Sosio Informa Vol 3 No 1 (2017): Sosio Informa
Publisher : Politeknik Kesejahteraan Sosial

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33007/inf.v3i1.389

Abstract

Perilaku  agresif seringkali muncul di banyak lingkungan masyarakat. Perilaku  agresif dipengaruhi oleh banyak faktor, diduga, salah satunya adalah faktor lingkungan. Lingkungan tempat dimana individu tinggal memiliki andil yang relative signifikan dalam mempengaruhi dan membentuk perilaku  individu. Beberapa studi tentang pengaruh lingkungan terhadap pembentukan perilaku  agresif sudah banyak dilakukan. Hubungan saling mempengaruhi antara lingkungan sekitar dengan individu sebagai penghuni seakan simbiosa abadi, termasuk pembentukan perilaku  agresif individu. Hasil review beberapa studi dapat disimpulkan bahwa lingkungan memang mempengaruhi perilaku  individu, termasuk munculnya perilaku  agresif. Pentingnya perbaikan lingkungan permukiman yang didasari atas pemahaman akan karakteristik warga yang menempati lingkungan/permukiman merupakan salah satu sarannya. Kata Kunci: perilaku  agresif, faktor lingkungan, sosio-ekologis
FAKTOR-FAKTOR DETERMINAN PENYEBAB PERILAKU AGRESIF REMAJA DI PERMUKIMAN KUMUH DI KOTA BANDUNG Badrun Susantyo
Sosio Konsepsia Vol 6 No 1 (2016): Sosio Konsepsia
Publisher : Puslitbangkesos Kementerian Sosial RI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33007/ska.v6i1.381

Abstract

Secarahipotetis, faktor-faktor determinan penyebab terjadinya perilaku agresif dalam penelitian ini dimodelkan sebagai a). Faktor keluarga/orang tua, b). Faktor rekan sebaya, c). Faktor lingkungan sosial/tetangga, d). Faktor media massa, e). Kondisi internal. Penelitian ini bertujuan untuk menguji struktur model penyebab terjadinya perilaku agresif di kalangan remaja yang tinggal di permukiman kumuh. Disamping itu juga untuk menguji apakah faktor-faktor penyebab tersebut signifikan berpengaruh terhadap terjadinya perilaku agresif? Penelitian ini melibatkan 311 responden remaja dari tiga kelurahan dengan level kekumuhan yang berbeda. Hasil uji permodelan (SEM) menunjukkan bahwa model hipotetis penyebab perilaku agresif remaja yang tinggal di kawasan permukiman terbukti fit, dan faktor-faktor yang diduga mempengaruhi  perilaku  agresif  remaja  juga  terbukti  signifikan  berpengaruh  terhadap  perilaku  agresif remaja, kecuali faktor rekan sebaya. Beberapa saran direkomendasikan terkait dengan pencegahan perilaku agresif di kalangan remaja yang tinggal di permukiman kumuh yang terbagi ke dalam beberapa aras, yaitu aras mikro, messo maupun makro yang dapat diimplementasikan baik secara individu, keluarga, kelompok, organisasi maupun komunitas.Kata kunci: perilaku agresif, keluarga, rekan sebaya, lingkungan sosial.The research uses hypothesis that aggressive behavior has been clustered into five main root causes that cover a). Family, b). Peers, c). Socialenvironmental/neighbors, d). mass media, and e). Internal conditions. The objective of the study is examine the hypothesis. Moreover, that’s also intended to examine how significant of those factors on the aggressive behavior. This study involved 311 adolescents as respondents from three villages with different levels of slums. The modelling test (Structural Equation modelling) has showed that the hypothetical model causes of adolescent aggressive behavior is fit, and the factors are suspected to affect in adolescent aggressive behavior are significant, excluding peers. This study recommends that preventing of aggressive behavior among adolescents who live in slums area which are divided into several levels; which are in micro, messo and macro level. They are could be implemented either as individuals, families, groups, organizations and communities.Keywords: aggressive behavior, family, peer group, social environment.