Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENDIDIKAN KESEHATAN TENTANG PENCEGAHAN COVID 19 DI DESA CILEMBU KECAMATAN PAMULIHAN KABUPATEN SUMEDANG Udin Rosidin; Desy Indra Yani; Mamat Lukman; Adelse Prima Mulya
Dharmakarya Vol 10, No 3 (2021): September, 2021
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/dharmakarya.v10i3.32639

Abstract

Kegiatan ini dilatarbelakangi oleh pandemi Covid 19 yang terus meningkat. Untuk mengatasi masalah tersebut diperlukan upaya pencegahan covid 19 oleh seluruh masyarakat termasuk masyarakat Desa Cilembu Sumedang. Dalam survey awal menunjukkan masih banyak masyarakat yang tidak melaksanakan protokol kesehatan. Masih ada masyarakat yang beranggapan bahwa Covid 19 adalah tidak nyata. Memakai masker karena takut razia. Sebagian masih tetap bekerja diluar rumah. Padahal untuk pencegahan covid 19 harus dilaksanakan oleh seluruh masyarakat. Melihat kondisi tersebut diperlukan adanya pendidikan kesehatan tentang covid 19 kepada masyarakat  Desa Cilembu. Tujuan kegiatan adalah untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat Desa Cilembu dalam pencegahan covid 19. Metode kegiatan yang dilaksanakan mulai dari persiapan sosial kemudian pelaksanaan penyuluhan dilaksanakan secara online melalui aplikasi whatsapp  dan zoom. Analisis data dilakukan dengan uji paired samples T test. Hasil kegiatan menunjukan sebelum dilakukan pendidikan kesehaan rata rata nilai pengetahuan sebesar 76,87 dan setelah dilakukan meningkat menjadi 83,75 point dengan nilai p sebesar 0,001. Peningkatan pengetahuan tersebut merupakan awal yang baik untuk melaksanakan protokol kesehatan. Diharapkan masyarakat yang mengikuti kegiatan ini bisa mensosialisasikan kepada masyarakat sekitarnya sehingga upaya pencegahan covid 19 dilaksanakan oleh seluruh masyarakat Desa Cilembu. Kesimpulan kegiatan ini adalah adanya  peningkatan pengetahuan masyarakat tentang pencegahan covid 19 setelah dilakukan pendidikan kesehatan. Agar peningkatan pengetahuan tersebut menjadi perilaku pencegahan covid 19 maka sangat diperlukan upaya tindak lanjut pembinaan dari penanggung jawab wilayah.
Gambaran Pengetahuan Gizi Seimbang Anak Usia Sekolah pada Program Makan Bergizi Gratis Utami Husni Wildani; Iwan Shalahuddin; Adelse Prima Mulya
Malahayati Nursing Journal Vol 8, No 1 (2026): Volume 8 Nomor 1 (2026)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mnj.v8i1.23741

Abstract

ABSTRACT Providing balanced nutrition during childhood is crucial for optimal physical growth, cognitive development, and academic achievement. However, UNICEF (2020) reports that one in three children worldwide experiences growth failure due to malnutrition. Therefore, the 2021 UN Food System Summit launched the School Meals Coalition (SMC) to ensure every child receives healthy meals at school by 2030. In Indonesia, the government implemented the Free Nutritional Food Program (MBG) based on Presidential Regulation No. 83 of 2024 to improve children's nutritional intake and nutritional knowledge. This study aims to describe the level of balanced nutrition knowledge of students at SDN 1 Regol, one of the MBG pilot schools. A quantitative descriptive design was used with a total sampling technique involving 75 students from grades 4–6. Data were collected using a balanced nutrition knowledge questionnaire covering understanding of nutrition, nutritional functions, clean living behavior, and healthy food selection, and analyzed using frequency distribution and percentages with SPSS 21.0. The results of the study showed that 25 students (33.3%) had good knowledge, 32 students (42.7%) had sufficient knowledge, and 18 students (24.0%) had low knowledge. In summary, most students have adequate understanding, indicating the need for strengthened and continuous nutrition education to support the goals of the MBG initiatives.  Keywords : School-aged children, Free Nutritious Program.  ABSTRAK Memberikan gizi seimbang selama masa kanak-kanak sangat penting untuk pertumbuhan fisik, perkembangan kognitif, dan prestasi belajar yang optimal. Namun, UNICEF (2020) melaporkan bahwa satu dari tiga anak di seluruh dunia mengalami kegagalan pertumbuhan karena kekurangan gizi. Sehingga, konferensi UN Food System Summit 2021 meluncurkan Schools Meals Coalition (SMC) untuk memastikan setiap anak memperoleh makanan sehat di sekolah pada tahun 2030. Di Indonesia, pemerintah menerapkan Program Makanan Bergizi Gratis (MBG) berdasarkan Peraturan Presiden No. 83 tahun 2024 untuk meningkatkan asupan gizi anak dan pengetahuan tentang gizi. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan tingkat pengetahuan gizi seimbang siswa di SDN 1 Regol, salah satu sekolah percontohan MBG. Desain deskriptif kuantitatif digunakan dengan teknik total sampling yang melibatkan 75 siswa dari kelas 4–6. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner pengetahuan gizi seimbang yang mencakup pemahaman tentang gizi, fungsi gizi, perilaku hidup bersih, dan pemilihan makanan sehat, dan dianalisis menggunakan distribusi frekuensi dan persentase dengan SPSS 21.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 25 siswa (33,3%) memiliki pengetahuan baik, 32 siswa (42,7%) memiliki pengetahuan cukup, dan 18 siswa (24,0%) memiliki pengetahuan rendah. Secara keseluruhan, sebagian besar siswa menunjukkan pemahaman yang cukup, yang menunjukkan perlunya penguatan dan keberlanjutan pendidikan gizi untuk mendukung tujuan program MBG.  Kata Kunci: Anak Usia Sekolah, Pengetahuan Gizi, Program Makan Bergizi Gratis.