S. Kismiati
Fakultas Peternakan dan Pertanian Universitas Diponegoro, Semarang Jl. Prof. Sudharto, S. H, Tembalang Semarang Kode Pos 50275

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengaruh Level Protein dalam Ransum dan Lama Pencahayaan terhadap Bobot Baging, Bobot Tulang dan Nisbah Daging Tulang Karkas Burung Puyuh Jantan H. G. Rahmawati; R. Muryani; S. Kismiati
Jurnal Peternakan Indonesia (Indonesian Journal of Animal Science) Vol 20, No 2 (2018): Jurnal Peternakan Indonesia
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jpi.20.2.70-77.2018

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh level protein dalam ransum dan lama pencahayaan terhadap bobot daging, bobot tulang dan nisbah daging tulang karkas burung puyuh jantan. Materi yang digunakan penelitian ini adalah 270 ekor puyuh jantan umur 2 hari dengan bobot badan 8,6 ± 0,50 g (CV = 5,81%), mulai perlakuan puyuh berumur 4 minggu dengan bobot badan 82,5 ± 0,80 g (CV = 0,97%). Rancangan yang digunakan adalah Rancangan Acak Kelompok dengan pola Rancangan Petak Terbagi. Lama pencahayaan sebagai petak utama, meliputi C1 : lama pencahayaan lampu selama 4 jam, C2 : selama 6 jam dan C3 : selama 12 jam. Level protein dalam ransum sebagai anak petak, meliputi P1 : kadar protein ransum 18%, P2 : protein ransum 20% dan P3 : protein ransum 22%. Parameter yang diamati bobot daging, bobot tulang dan nisbah daging tulang karkas. Pengambilan data dilakukan pada minggu ke-8. Data yang didapat dianalisis dengan menggunakan analisis ragam (ANOVA) dan uji F. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak terdapat interaksi (P>0,05) antara level protein dalam ransum dan lama pencahayaan terhadap bobot daging, bobot tulang dan nisbah daging tulang karkas. Simpulan penelitian ini adalah pemberian level protein dan lama pencahayaan yang berbeda tidak mempengaruhi bobot daging, bobot tulang dan nisbah daging tulang karkas.