Belajar bahasa membutuhkan strategi – strategi pembelajaran yang tepat, mulai dari pendekatan, metode, dan tekniknya. Pemilihan teknik berdasarkan pendekatan yang tepat dan akan membantu kebutuhan seseorang dalam belajar bahasa. Namun perlu dimaklumi bahwa diantara semua tidak ada yang terbaik, hanya ketetapan dalam mengolaborasikannya. Sehingga tujuan pembelajaran dapat tercapai optimal.Strategi pembelajaran adalah serangkaian upaya yang dilakukan oleh pengajaran bahasa arab untuk membuat proses pembelajaran berjalan yang sesuai dengan konsep yang sebenarnya. Adapun pendekatan yaitu asumsi mengenai hakikat belajar mengajar bahasa arab dan bersifat aksiomatis. atau pendekatan adalah suatu keyakinan atau pandangan fiosofis tentang fitra bahasa. Salah satu pendekatan bahasa arab yaitu pendekatan komunikatif (Al – madkhal Al- ittisali). Pada pendekatan komunikasi mengasumsikan bahwa pengajaran bahasa arab adalah belajar komunikasi. Pembelajaran bahasa arab diarahkan untuk meningkatkan kemampuan baik dalam berkomunikasi lisan maupun tulisan. Bahasa sebagai sarana berkomunikasi digunakan berbagai fungsi dan disajikan dalam konteks yang bermakna, tidak dalam bentuk kalimat lepas hingga mampu mewujudkan oreantasi bealajar mengajar bahasa yang berdasarkan tugas dan fungsi berkomunikasi. Secara umum pembelajaran bahasa arab bertujuan agar peserta didik mempunyai kemampuan berkomunikasi secara efektif dan efesien sesuai etika yang berlaku, baik lisan maupun tulisan. Sehingga bahasa arab dapat digunakan dengan tepat dan kreatif. Sedangkan tujuan khusus pembelajaran bahasa arab materi yang di ajarkan dipahami oleh para peserta didik. Tujuan yang paling utama pengajaran bahasa adalah membantu pembelajaran menggunakan bahasa target mengharapkan para siswanya mampu menggunakan bahasa arab sebagai alat komunikasi baik itu reseptif maupun produktif. Artinya pembelajaran mampu memahami dan menyerap bahasa lisan ataupun bahasa tulisan. Kemudian mampu memproduk menggunakan bahasa arab itu sebagai alat komunikasi agar di pahami oleh orang lain yang dituangkan dalam bentuk kegiatan kalam dan kegiatan kitabah.