Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui intensitas penggunaan bahasa daerah, hasil belajar, dan seberapa besar pengaruh intensitas penggunaan bahasa daerah terhadap hasil belajar peserta didik pada mata pelajaran Bahasa Indonesia di kelas I1SD Inpres Maki kecamatan Lamba-leda Kabupaten Manggarai Timur. Penelitian ini merupakan penelitian korelasional. Instrumen penelitian yang digunakan adalah tes lisan dengan menggunakan kata atau kalimat. Pengolahan data dengan menggunakan statistik deskriptif dan inferensial. Jumlah sampel dalam penelitian ini adalah keseluruh peserta didik yang berjumlah 25 orang. Pengujian yang dilakukan dengan menggunakan uji dua sisi dengan tingkat signifikan yang digunakan adalah α 5% atau α = 0,05. Berdasarkan analisis deskriptif, nilai rata-rata intensitas penggunaan bahasa daerah peserta didik mencapai rata-rata 8 dengan presentase 56%. Sedangkan nilai rata-rata hasil belajar Bahasa Indonesia peserta didik mencapai rata-rata 4,4 dengan presentase 44% masuk dalam kategori sangat rendah. Berdasarkan hasil analisis inferensial diperoleh r hitung = -0,026 < r tabel= 0,396. Dapat disimpulkan bahwa H0 diterima dan Ha ditolak. Sehingga penggunaan bahasa daerah pada hasil belajar bahasa Indonesia Siswa Kelas 1 SD Inpres Maki menghasilkan pengaruh yang Negatif. Kesimpulannya, penggunaan bahasa daerah terhadap hasil belajar peserta didik kelas 1 SD Inpres Maki menghasilkan pengaruh yang negatif. Hal ini ditandai dengan hasil belajar bahasa Indonesia yang masih tergolong sangat rendah.