Risa Risa
Institut Agama Islam Sultan Muhammad Syafiuddin Sambas

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

ISLAM DI KERAJAAN SAMBAS ANTARA ABAD XV – XVII: STUDI AWAL TENTANG ISLAMISASI DI SAMBAS Risa Risa
Khatulistiwa Vol 4, No 2 (2014)
Publisher : The Pontianak State Institute of Islamic Studies

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (843.552 KB) | DOI: 10.24260/khatulistiwa.v4i2.244

Abstract

The Kingdom of Sambas from historical perspectives existed before the conquest Majapahit. In authentic existence it had looked when it became a vassal state of Majapahit since the 14th century until the second half of the mid-17th century. Even so, the islamization of the region for that matter has already started since 1407 M, marked by the establishment of the Chinese Muslim community Hanafi. However the process of islamization in Sambas could not be released from the role of Muslim Chinese traders, later Muslim traders also involve India and Arabia. However, in the 15th century, the development of Islam is still confined to port until the centers in small towns that became central to the economy and the more established in the 16th century. The islamization is getting intensive and the integration of Islamic values in social governance when a political marriage between Raden Sulaiman (from Brunei) and Mas Ayu Bungsu (of the Old Sambas). The Sultanate of Sambas in the next period (1630 M) the more significant contributions to the development of Islam in Sambas.
ANALISIS NASEHAT PERNIKAHAN OLEH USTADZ ANAS FAUZI DI MEDIA SOSIAL Wahyu Dewi; Risa Risa; Yusrain Yusrain
Jurnal Ilmiah Al-Muttaqin Vol. 10 No. 1 (2024): Jurnal Ilmiah Al-Muttaqin
Publisher : Institut Agama Islam Sultan Muhammaad Syafiuddin Sambas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37567/al-muttaqin.v10i1.3502

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh informasi yang jelas tentang: 1). Bagaimana Isi Pesan Nasehat pernikahan yang disampaikan oleh Ustadz anas Fauzi yang semapat Viral di Media sosial. 2). Bagaimana teknik penyampain Nasehat pernikahan yang dilakukan oleh ustadz anas fauzi sehingga membuat ia viral di media sosial. Jenis penelitian ini adalah metode penelitian kualitatif dengan pendekatan analisis conten. Sumber data yang digunakan adalah data primer dan data sekunder. Teknik pengumpulan data yang digunakan dokumentasi. Teknik analisis yang dilakukan dengan Data yang dihimpun selanjutnya diolah dan di analisis dengan menggunakan metode content analysis melalui pendekatan Kualitatif dan selanjutnya dianalisis secara deskriptif analitis.Ada pun yang dimaksud dengan content analysis yaitu suatu teknik sistematik untuk menganalisis isi pesan dan mengelolah pesan. Kemudian untuk memberi gambaran tentang pesan-pesan akidah yang terdapat dalam Video Khutbah Nikah Anaz Fauzi di media sosial untuk selanjutnya mendapatkan hasil akhir dari penelitian ini maka digunakan penafsiran data secara analitis dan kritis. Hasil penelitian dapat disimpulkan Analisi Nasehat Pernikahan oleh Penghulu Anas Fauzi di Media Sosial lebih menjabarkan tentang hak dan kewajiban suami isteri di dalam berumah tangga, seperti: a) Pesan kepada pengantin baru yaitu : diawali dengan berwudhu, berdoa sebelum berbuat, melaksanakan sholat hajat dan dilanjutkan membaca al-qur’an dan datangi istri dengan senyuman dan wangi-wangian; b)Tetap berbakti kepada orang tua meskipun setelah menikah. Setelah terpenuhi kewajiban nafkah terhadap istri, maka penuhilah keperluan orangtuamu, dikarenakan pintu rezeki keluargamu berada di tangan kedua orang tuamu teutama ibumu; c) Perilaku yang dapat menyenangkan hati suami adalah menjadi isteri solehah dengan mentaati suami dengan setulus hati. d) Tunaikan Kewajiban. Kewajiban kepada pasangan dengan saling memahami peran dalam rumah tangga, dan kewajiban kepada Allah SWT yaitu kewajiban melaksanakan sholat lima waktu. Teknik penyampaian Nasehat pernikahan yang dilakukan oleh bapak Anas Fauzi yaitu: a) menggunakan Teknik penyampaian dengan pendekatan Humoris, teknik ini digunakan agar tidak adanya ketegangan saat akad nikah berlangsung. b) Teknik Penyampaian dengan pendekatan Psikologis. dua teknik di atas inilah yang lebih diutamakan dan diterapkan sekaligus ditambah kepribadian beliau yang sangat familiar