yuliana yuliana
Universitas Diponegoro

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Hubungan Kadar Albumin dan Kalsium Serum Pasien Sindrom Nefrotik pada Anak yuliana yuliana
Jurnal Kesehatan Andalas Vol 9, No 1 (2020): Online March 2020
Publisher : Fakultas Kedokteran, Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jka.v9i1.1231

Abstract

Pada keadaan hipoalbuminemia yang terjadi pada sindrom nefrotik, dapat menyebabkan hipokalsemia. Penurunan kalsium ekstrasel menimbulkan efek eksitasi sel saraf dan otot yang berakibat timbul tetani hipokalsemik. Tujuan: Menentukan hubungan kadar albumin dan kalsium serum pasien sindrom nefrotik pada anak. Metode: Penelitian ini adalah studi observasional analitik dengan pendekatan belah lintang terhadap 30 sampel yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi. Sampel penelitian adalah pasien sindrom nefrotik pada anak yang berobat/dirawat di RSUP Dr. Kariadi dari Januari sampai Juli 2019. Hasil pemeriksaan albumin dan kalsium diambil dari rekam medis pasien. Uji analisis dilakukan dengan korelasi Spearman’s. Hasil: Subjek terdiri dari 24 (80%) laki-laki dan 6 (20% ) perempuan, berusia rata-rata 4,27 (±2,45) tahun. Hasil rata-rata kadar albumin serum 2,16 (±0,79) g/dL dan kalsium serum 2,00 (±0,20) mmol/L. Hasil analisis uji korelasi Spearman’s untuk melihat hubungan kadar albumin dan kalsium serum pasien sindrom nefrotik pada anak menunjukkan (r=0,623) dan (p<0,001). Terdapat korelasi positif antara kadar albumin dan kalsium serum pasien sindrom nefrotik pada anak. Simpulan: Terdapat hubungan positif kuat kadar albumin dan kalsium serum pasien sindrom nefrotik pada anak.Kata kunci: hipoalbuminemia, hipokalsemia. sindrom nefrotik