Berjalan merupakan salahsatu gerak tubuh yangsehari-hari dilakukan oleh manusia, walaupun gerakan ini terlihat begitu sederhana yakni hanyadengan melangkahkan kakinamun untuk melakukan langkah demilangkah seluruh parameter-parameter yang adasaling bekerja sama menghasilkan gerakan yang cukup kompleks. Seiringdengan perkembangan zaman, analisis gerak kini telah menggunakan berbagai perangkat teknologi guna mendapatkan model-model yangnantinya dapat digunakan dalam berbagai bidang penerapannya. Posisimenopang (stance) dan posisi mengayun (swing) padasaatberjalan akan terus dilakukan berulangkali hingga subjek mencapai posisi yang diinginkan disebut siklus gaya berjalan (gait cycle). Analisis siklus berjalan mulai dari fase intial condition hingga terminal wingbergunauntuk mengenali pola gerakberjalan normal dan mengidentifikasigaya berjalan manusia (Gait Recognition). Pengembangan model gerak berdasarkan proses ekstraksi yang digunakan untukmengkombinasi dua struktural dan datanya dianalisa untuk kemampuan recognition. Hirarki bentuk dan gerak diperlukanuntuk menghasilkankomputasi yang relatif sederhana, yangmanabatasananatomi dalam hirarki tersebut digunakan untuk mengekstraksi parameter bagian tubuh yang tetap. Rata-rata data gaya berjalan digunakan untuk membuat rancangan model gerak gaya berjalan, yang disesuaikanuntuk mencocokkan ke masing-masing subjek. Pendekatan yang dilakukan adalah denganmengevaluasi database gaya berjalan yang besar, yang terdiri dari 4824 urutandari 115subjek yang ada, dengan menunjukkan ekstraksi gayaberjalan dan kemampuan deskripsidi laboratorium danpengambilandi kondisi dunianyata.Hasil dari analisisstatistik parameter ekstraksi gaya berjalan, menunjukkan bahwa sebagianbesar potensipengenalan terletak pada parameter-parameter bentuk statik (tetap) dan frekuensi gaya berjalan (irama).