Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Efek Lama Penyimpanan Asi Terhadap Kadar Protein dan Lemak yang Terkandung Didalam ASI Indri Putri Sari; Ariadi Ariadi; Ety Yerizel
Jurnal Kesehatan Andalas Vol 5, No 1 (2016)
Publisher : Fakultas Kedokteran, Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jka.v5i1.444

Abstract

AbstrakPenyimpanan ASI di lemari pendingin yang dilakukan oleh ibu bekerja kemungkinan bisa menyebabkan terjadinya beberapa proses biokimia seperti proteolisis dan lipolisis. Proses ini bisa menyebabkan terjadinya perubahan dari zat gizi yang terkandung didalam ASI. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui efek lama penyimpanan ASI terhadap penurunan kadar protein dan lemak yang terkandung didalam ASI. Ini merupakan true experiment dengan pendekatan pretest-post test control group design. Pemeriksaan kadar protein dan lemak dilakukan di Laboratorium Teknologi Hasil Ternak Fakultas Peternakan Universitas Andalas padang, pada bulan November 2014 dengan total 32 sampel. Sampel dibagi menjadi 4 kelompok, dengan variasi  lama penyimpanan di lemari pendingin  selama 0 jam (control), 24 jam, 48 jam dan 72 jam. Setelah dilakukan penyimpanan, lalu di uji kadar protein dengan metode Kjedhal dan kadar lemak dengan metode Sochlet. Hasil penelitian didapatkan kadar protein yang disimpan selama 0 jam adalah 0,99%, 24 jam 0,86%, 48 jam 0,78%, 72 jam 0,72%. Terdapat perbedaan yang signifikan rerata kadar protein berdasarkan lama penyimpanan dengan p<0,05. Rerata untuk kadar lemak selama penyimpanan 0 jam adalah 3,4%, 24 jam 3,2%, 48 jam 3,1% dan 72 jam 3,0%. Terdapat perbedaan yang signifikan rerata kadar lemak berdasarkan lama penyimpanan dengan nilai p<0,05. Terdapat efek lama penyimpanan ASI terhadap kadar protein dan lemak yang terkandung didalam ASI.Kata kunci: kadar protein ASI, kadar lemak ASI, lama penyimpanan AbstractKeeping breast milk in cool storage is often done by working mother, may cause biochemical process such as proteolysis and lipolysis. These processes may change nutrition component in breast milk. The objective of this study was to find the effect of duration of  storage on breast milk in decreasing protein and fat level contained in breast milk. This study was a true experiment with pretest and posttest control group design. Protein and fat level examined on 32 samples in laboratory of Teknologi Hasil Ternak, Animal Science Faculty of Andalas University Padang in November 2015 . Samples were divided into four groups: 0 hour (control), 24 hours, 48 hours, and 72 hours. After that, protein level was examined by using kjedhal method and fat level was examined by using sochlet method. The result got level of protein in 0 hour storage was 0.99%, 24 hours 0.86%, 48 hours 0.78%, and 72 hours 0.72%. There was significant difference of protein mean level based on storage time, with p< 0.05. The mean level of fat in 0 hour storage was 3.4%, 24 hours 3.2%, 48 hours 3.1%, and 72 hours 3.0%. There was significant difference of fat mean level  on duration of storage (p< 0.05). There is effect of time storage to protein and fat level in breast milk. Keywords: protein breast milk level, fat breast milk level, duration of storage
Praktik Penyusunan Menu Seimbang Bagi Ibu Hamil Melalui Edukasi di Posyandu Reje Bintang Afnita Rizana, Nia; Hasanalita; Yen Risa Sanputri; Indri Putri Sari; Suci Syahril
JDISTIRA - Jurnal Pengabdian Inovasi dan Teknologi Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Yayasan Rahmatan Fidunya Wal Akhirah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58794/jdt.v6i1.1874

Abstract

Kekurangan gizi pada ibu hamil dapat menyebabkan anemia, KEK, bayi berat lahir rendah (BBLR), persalinan prematur, dan stunting. Rendahnya pengetahuan mengenai makanan sumber gizi, kebutuhan energi, serta kemampuan menyusun menu seimbang menjadi hambatan utama terpenuhinya gizi ibu hamil. Tujuan pengabdian masyarakat ini dilakukan untuk memberikan edukasi dan pelatihan penyusunan menu seimbang kepada ibu hamil melalui penyuluhan, demonstrasi, dan praktik langsung. Kegiatan pengabdian masyarakat pada tahap persiapan berupa pendataan ibu hamil di wilayah mitra, persiapan materi, dan penyediaan menu seimbang untuk ibu hamil. Pelaksanaan dilakukan pada Oktober 2025. Rata-rata nilai pre-test sebesar 56,8%, menunjukkan kurangnya pemahaman mengenai menu seimbang. Setelah mengikuti penyuluhan dan demonstrasi, nilai post-test meningkat menjadi 88,4%. Kegiatan pengabdian masyarakat mengenai Menu Seimbang bagi Ibu Hamil berhasil meningkatkan pengetahuan dan keterampilan ibu hamil dalam menyusun menu sehat harian. Program ini direkomendasikan untuk dijadikan kegiatan rutin di posyandu guna mendukung pencegahan anemia, KEK, BBLR, dan stunting