Rozy Oneta
Dinas Kesehatan Kota Jambi

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Koreksi Keratokonus dengan Lensa Kontak Rigid Gas Permeable (RGP) Rozy Oneta; Rinda Wati
Jurnal Kesehatan Andalas Vol 8, No 3 (2019): Online September 2019
Publisher : Fakultas Kedokteran, Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jka.v8i3.1068

Abstract

Keratokonus adalah suatu kelainan non inflamasi kornea yang ditandai oleh penipisan kornea yang progresif yang mengakibatkan steepening dan penonjolan kornea. Perubahan-perubahan pada kornea ini mengakibatkan timbulnya astigmat ireguler dan sikatriks kornea, yang akan mengurangi the best-corrected visual acuity (BCVA) dari pasien. Prevalensi keratokonus cukup tinggi yaitu sebanyak 50-230 kasus per 100.000 penduduk atau 1 kasus per 2.000 penduduk. Penyakit ini dapat menyerang berbagai ras, dan tidak terdapat perbedaan yang signifikan antara insiden keratokonus antara pria dan wanita. Pada umumnya penyakit ini bersifat bilateral (96%) tapi asimetris antara kedua mata. Onset dari keratokonus biasanya terjadi pada usia pubertas hingga usia awal 20 tahun, dan cenderung progresif hingga dekade ketiga atau keempat kehidupan, dimana kondisi menjadi relatif stabil. Pasien dengan keratokonus mengeluhkan penurunan tajam penglihatan dan riwayat koreksi kacamata yang berulang-ulang. Lensa kontak rigid (RGP) merupakan modalitas terapi keratokonus yang paling optimal, karena memberikan visus yang baik dengan membentuk permukaan optik baru yang reguler.