Chandra Rosselinni
Pascasarjana ISI Yogyakarta

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

XXY JOURNEY PROBLEMATIKA INDIVIDU INTERSEKS DALAM DRAWING DENGAN METODE AUTOETNOGRAFI Chandra Rosselinni
Journal of Contemporary Indonesian Art Vol 6, No 1 (2020)
Publisher : Institut Seni Indonesia Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24821/jocia.v6i1.3900

Abstract

Keberadaan  individu interseks berikut segala isu yang terkait dengan eksistensi mereka bukanlah hal yang baru dalam masyarakat, eksistensi interseks adalah sebuah kasus nyata dan bukan hanya dongeng tentang hermaprodit yang berasal dari mitologi Yunani. Pada abad 8 M, catatan keputusan hukum Islam membahas individu-individu yang dikenal dalam bahasa Arab sebagai khuntha dan PBB menyatakan sekitar 1,7% penduduk dunia adalah interseks. Dalam istilah Bahasa Indonesia, seringkali digunakan istilah kerancuan kelamin atau kelamin ganda. Interseks atau saat ini disebut DSD (Disorders of Sex Development). Latar belakang penulis yang terlahir interseks dengan kromosom 47XXY chromosome mosaicism penulis terdorong untuk berbagi pengalaman, mengalami sebagai individu interseks memaparkan kompleksitas dan problematika individu interseks dari masa anak-anak hingga dewasa, dengan pendekatan yaitu metode autoetnografi dalam penciptaan karya drawing dengan visual self portrait, penerapan  metode Autoethografi  juga dilakukan untuk memahami diri sendiri (self-narative) melalui penciptaan karya drawingKata kunci: Interseks, Autoetnografi, drawing.