I Wyn. Sudiana, L. Pt. Mutiara R. A. I Dw. Pt. Raka Rasana
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN INKUIRI TERBIMBING BERBANTUAN TEKNIK PETA KONSEP TERHADAP PEMAHAMAN KONSEP IPA SISWA KELAS V SD DI DESA KALIASEM I Dw. Pt. Raka Rasana, L. Pt. Mutiara R. A., I Wyn. Sudiana,
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.794

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbedaan pemahaman konsep IPA antara siswa yang belajar menggunakan model pembelajaran inkuiri terbimbing berbantuan teknik peta konsep dengan siswa yang belajar dengan model pembelajaran konvensional. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu dengan rancangan eksperimen one way post-test only. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas V SD di Desa Kaliasem tahun pelajaran 2012/2013 yang terdiri dari 4 kelas dengan jumlah populasi sebanyak 104 orang. Sampel diambil dengan cara random sampling dengan jumlah sampel sebanyak 50 siswa. Data yang diperlukan dalam penelitian ini adalah data pemahaman konsep siswa yang dikumpulkan dengan tes pemahaman konsep IPA. Tes pemahaman konsep IPA berbentuk esai yang terdiri dari 12 butir tes. Data dianalisis dengan menggunakan statistik deskriptif dan statistik inferensial. Sebagai tindak lanjut dari statistik inferensial digunakan uji-t untuk menguji perbedaan hasil belajar siswa.Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan pemahaman konsep antara kelompok siswa yang belajar mengikuti model pembelajaran inkuiri terbimbing berbantuan teknik peta konsep dengan kelompok siswa yang belajar mengikuti model pembelajaran konvensional (>). Kelompok siswa yang belajar mengikuti model pembelajaran inkuiri terbimbing berbantuan teknik peta konsep menunjukkan pemahaman konsep yang lebih baik dibandingkan dengan kelompok siswa yang belajar mengikuti model pembelajaran konvensional.   Kata kunci: inkuiri terbimbing, peta konsep, pemahaman konsep.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN INKUIRI TERBIMBING BERBANTUAN TEKNIK PETA KONSEP TERHADAP PEMAHAMAN KONSEP IPA SISWA KELAS V SD DI DESA KALIASEM I Dw. Pt. Raka Rasana, L. Pt. Mutiara R. A., I Wyn. Sudiana,
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 1 No. 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.794

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbedaan pemahaman konsep IPA antara siswa yang belajar menggunakan model pembelajaran inkuiri terbimbing berbantuan teknik peta konsep dengan siswa yang belajar dengan model pembelajaran konvensional. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu dengan rancangan eksperimen one way post-test only. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas V SD di Desa Kaliasem tahun pelajaran 2012/2013 yang terdiri dari 4 kelas dengan jumlah populasi sebanyak 104 orang. Sampel diambil dengan cara random sampling dengan jumlah sampel sebanyak 50 siswa. Data yang diperlukan dalam penelitian ini adalah data pemahaman konsep siswa yang dikumpulkan dengan tes pemahaman konsep IPA. Tes pemahaman konsep IPA berbentuk esai yang terdiri dari 12 butir tes. Data dianalisis dengan menggunakan statistik deskriptif dan statistik inferensial. Sebagai tindak lanjut dari statistik inferensial digunakan uji-t untuk menguji perbedaan hasil belajar siswa.Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan pemahaman konsep antara kelompok siswa yang belajar mengikuti model pembelajaran inkuiri terbimbing berbantuan teknik peta konsep dengan kelompok siswa yang belajar mengikuti model pembelajaran konvensional (>). Kelompok siswa yang belajar mengikuti model pembelajaran inkuiri terbimbing berbantuan teknik peta konsep menunjukkan pemahaman konsep yang lebih baik dibandingkan dengan kelompok siswa yang belajar mengikuti model pembelajaran konvensional.   Kata kunci: inkuiri terbimbing, peta konsep, pemahaman konsep.