Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENINGKATAN KESEJAHTERAAN PETERNAK MELALUI PENINGKATAN PRODUKSI AYAM MENGGUNAKAN VCO (COCONUT VIRGIN OIL) PLUS DAN PRODUK OLAHAN TELUR Sri Muwarni
Journal of Innovation and Applied Technology Vol 2, No 1 (2016)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (214.067 KB) | DOI: 10.21776/jiat.v2i1.43

Abstract

Abstrak Peternakan ayam merupakan usaha yang mempunyai resiko tinggi, karena munculnya berbagai macam penyakit yang dapat menimbulkan kerugian ekonomi yang cukup besar. Inovasi baru pencegahan dan pengobatan penyakit dengan pemanfaatan herbal. Herbal yang  banyak diteliti adalah coconut virgin oil (VCO). VCO stabil dalam pemanasan, dan tidak mudah teroksidasi. Manfaat VCO antara lain sebagai antioksidan, antibakteri, antivirus, antijamur, obat cacing, sumber nutrisi, menurunkan kolesterol, mengobati diabetes, memperbaiki penyerapan instestinal terhadap nutrisi, antikanker. Pada ibu hamil dan menyusui, VCO memudahkan bayi menyerap nutrisi, vitamin, mineral dan melindungi bayi dari penyakit infeksi.Pengabdian IbM ini mengacu hasil penelitian Pradhikta dkk. (2013), bahwa VCO-Plus (VCO + asam amino + multivitamin) yang diberikan selama tiga hari berturut-turut, dosis 1 ml/ kg BB, dapat meningkatkan produksi telur 75 % ayam-ayam yang produksi telurnya sudah menurun 60%. Pada pengabdian IbM dilakukan sosialisasi kepeda peternak: 1) Biosekuriti beternak ayam; 2) Manfaat VCO-Plus.  Peserta ibu-ibu,  diberikan demo pembuatan produk olahan dari telur, sebagai salah satu cara pemanfaatan produk ayam. Selain penyuluhan, diberikan: 1) Buku tentang menejemen pemeliharaan ayam petelur, manfaat VCO-Plus, cara pembuatan VCO, sosis jamur-ayam, chicken nugget sayur-ayam; 2) Produk VCO-Plus untuk diaplikasikan pada ternak ayam; 3) Pada kelompok ibu-ibu, diberikan seperangkat peralatan untuk membuat produk olahan dari telur. Kepada Mitra-1, Mitra-2 dan beberapa peternak diberikan VCO-Plus untuk diaplikasikan pada ayam yang mengalami penurunan produksi dan kualitas telur, dan diberikan pada ayam yang sedang sakit.Hasil yang diperoleh dari pemberian VCO-Plus selama 3 hari berturut-turut dengan dosis 1 ml/kg BB: 1). Dapat meningkatkan produksi dan kualitas telur dengan produksi optimum dicapai pada hari ke-7/8 dari awal pemberian VCO-Plus; 2). Dapat memperbaiki kondisi tubuh hewan yang sedang sakit.Dapat disimpulkan, bahwa VCO-Plus mengandung nutrisi, energi, multivitamin, asam amino, antioksidan, antiinflamasi, imunostimulator, antimikroba, sehingga dapat meningkatkan produksi dan kualitas telur, serta dapat memperbaiki kondisi hewan. 
Analysis of Heavy Metals in Coral Fish Species in Sea Natural Reserves of Krakatau Islands Sri Muwarni
International Journal of Ecophysiology Vol. 1 No. 2 (2019): International Journal of Ecophysiology
Publisher : Talenta Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (920.617 KB) | DOI: 10.32734/ijoep.v1i2.1273

Abstract

Krakatau Islands is an area of ​​Nature Reserve and Marine Nature Reserve which has volcanic activity, because of the existence of Gunung Anak Krakatau which is active every year. Volcanic ash erupted contains potentially hazardous chemicals in the form of heavy metals. Heavy metals that enter into waters at a certain level can cause pollution which endangers the lives of biota and disrupt other natural resources in marine ecosystems. This study aims to determine the concentration of heavy metals Pb, Ni, Cd, Cr, Fe, Mn, Zn, Co, and Ag in reef fish species in the Krakatau Islands. Fish sampling was carried out at three points, namely Anak Krakatau Island, Panjang Island and Rakata Island. The number of individuals obtained was 9 individuals consisting of 5 families, 5 genera and 7 species. Samples of Coral fish were analyzed using Inducible Coupled Plasma Optical Emission Spectrophotometry (ICP-OES - ThermoFishers Scientific). The Pb concentrations in P. vittatus, S. virgatus, S. schlegeli and A. xanthopper have exceeded the quality standard values ​​set by FAO. The highest concentration of Ni metal is found in P. vittatus and Cd in all reef fish species that have exceeded the quality standard. Excepted for S.virgatus, Co in all species is above the quality standard value of 0.1 mg/kg. Meanwhile, for all species obtained the concentrations of Cr, Mn, Fe and Zn did not exceed the standard quality values. The type of metal contained in Z. cornutus, the highest is Fe with a value of 14,427 mg/kg and the lowest is Co with a value of 0.099 mg /kg.