Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Survey on Ditenun Application Utilization Through Independent Learning – Independent Campus Program (Merdeka Belajar – Kampus Merdeka) Humasak Tommy Argo Simanjuntak; Arlinta Christy Barus; Samuel Indra Gunawan Situmeang; Arie Satia Dharma
Jurnal Mantik Vol. 5 No. 4 (2022): February: Manajemen, Teknologi Informatika dan Komunikasi (Mantik)
Publisher : Institute of Computer Science (IOCS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The policy of Independent Learning - Independent Campus (Merdeka Belajar - Kampus Merdeka: MBKM) by the Ministry of Education, Culture, Research, and Technology provides opportunities for students to gain real work experience in an industrial or professional environment to prepare students in social, cultural, work and technological changes. DiTenun (Digital Tenun Nusantara) responds to this challenge by organizing an independent learning program to accelerate student work readiness while increasing the competitiveness of DiTenun’s industry and products. This study aims to evaluate the successful implementation of MBKM in the development of the DiTenun application. The implementation was analyzed from the perspective of students and application users. This study used a survey research method and a saturated sampling technique. Hypothesis testing showed that the implementation of MBKM program positively affects the development of DiTenun application.
Pengembangan Sistem Informasi Desa Berbasis Web untuk Monitoring Kependudukan dan Pertanian Desa Jaya Santoso; Herimanto Herimanto; Ranty Deviana Siahaan; Arlinta Christy Barus; Arie Satia Dharma; Johannes Harungguan Sianipar
Amal Ilmiah: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 7 No. 2 (2026): Edisi Juli 2026
Publisher : FKIP Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/amalilmiah.v7i2.538

Abstract

Pengembangan sistem informasi desa berbasis web menjadi kebutuhan penting dalam mendukung tata kelola data di tingkat desa, khususnya terkait kependudukan dan pertanian. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan di Desa Kuta Dame, Kabupaten Pakpak Bharat, dengan tujuan merancang dan mengimplementasikan sistem informasi desa yang mampu memfasilitasi monitoring  kependudukan, penguasaan lahan, dan aktivitas pertanian. Metode kegiatan meliputi analisis kebutuhan mitra untuk mengetahui permasalahan utama, perancangan sistem menggunakan pendekatan terstruktur, implementasi berbasis teknologi web dengan desain antarmuka yang sederhana dan mudah digunakan, serta diseminasi hasil melalui pelatihan dan pendampingan aparatur desa. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa sistem berhasil mengintegrasikan 2.563 data penduduk ke dalam platform digital serta digunakan oleh 40 aparatur desa dalam kegiatan pelatihan dan uji coba operasional. Sistem mampu menyajikan informasi kependudukan dan pertanian secara sistematis, terintegrasi, dan dapat diakses secara real-time, sehingga meningkatkan efisiensi pengelolaan data serta mempermudah proses monitoring  dan pengambilan keputusan di tingkat desa. Dengan demikian, pengembangan sistem informasi desa berbasis web terbukti mendukung peningkatan kapasitas digital aparatur desa dan memperkuat tata kelola pemerintahan desa yang lebih efektif dan transparan.
RE-ENGINEERING DAN PELATIHAN PENGGUNAAN WEBSITE SEKOLAH SMA NEGERI 1 BALIGE Ranty Siahaan; Arie Satia Dharma; Arlinta Christy Barus; Johannes Harungguan Sianipar; Iustisia Natalia Simbolon; Herimanto; Prans Daniel Simarmata; Charlos Pardomuan Purba; Okdini Nigita Hutagalung; Dian Grecia Natalie Gulo
Jurnal Abdimas Ilmiah Citra Bakti Vol. 7 No. 2 (2026)
Publisher : STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jailcb.v7i2.6876

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemanfaatan website SMA Negeri 1 Balige sebagai media informasi, komunikasi, dan promosi sekolah yang lebih efektif dan berkelanjutan. Permasalahan yang dihadapi mitra meliputi belum optimalnya beberapa fitur website serta keterbatasan kemampuan guru dan siswa dalam mengelola website sekolah secara mandiri. Metode pelaksanaan meliputi observasi kebutuhan, re-engineering website, sosialisasi, pelatihan teknis, dan evaluasi melalui survei kepuasan mitra. Kegiatan dilaksanakan pada 16 November 2024 dengan melibatkan 30 guru dan staf serta 70 siswa SMA Negeri 1 Balige. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa website sekolah berhasil diperbarui melalui perbaikan fitur Data Alumni, Agenda, dan Berita sesuai kebutuhan mitra. Selain itu, pelatihan yang diberikan meningkatkan pemahaman peserta dalam pengelolaan dan pemanfaatan website sekolah. Evaluasi terhadap 21 responden menunjukkan bahwa seluruh peserta memberikan respons positif terhadap program, dengan mayoritas penilaian berada pada kategori sangat baik untuk aspek kesesuaian materi, metode pelaksanaan, manfaat program, kompetensi pelaksana, dan keberlanjutan kerja sama. Kegiatan ini berhasil memperkuat kapasitas sekolah dalam mengelola website secara mandiri serta mengoptimalkan fungsi website sebagai sarana komunikasi, informasi, dan promosi sekolah di era digital.
Automatic coloring of Ulos motif using large language model and non-dominated sorting differential evolution algorithm Arlinta Christy Barus; Humasak Simanjuntak; Samuel Indra Gunawan Situmeang; Robert Aritonang; Nicholas Hutabarat; Grase Panjaitan
International Journal of Advances in Intelligent Informatics Vol 12, No 2 (2026): May 2026
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26555/ijain.v12i2.2328

Abstract

Ulos is a traditional Batak textile with high cultural significance, yet artisans lack tools to modernize designs while preserving heritage. Previous research primarily uses single-objective methods that fail to accommodate user preferences. This study introduces the first multi-objective framework for traditional textile coloring, differentiating itself by using a large language model (LLM) as a natural language interface for non-technical weavers. The LLM translates user design preferences into dynamic objective functions to guide a Non-dominated Sorting Differential Evolution (NSDE) algorithm. Performance is assessed using the epsilon indicator, aesthetic metrics (contrast and colorfulness), and user preference scores. The system achieved high convergence with an epsilon-indicator value and user preference scores reaching 0.66. Additionally, a paired t-test (p=0.07) demonstrated the algorithm's robustness across parameter variations. This approach enables artisans to create culturally authentic, aesthetically optimized designs through intuitive interaction.