Ni Wyn. Arini Pt. Yulia Artasari I Nym. Wirya
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN CONNECTING ORGANIZING REFLECTING EXTENDING (CORE) TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR DIVERGEN SISWA KELAS IV MATA PELAJARAN IPS I Nym. Wirya, Pt. Yulia Artasari, Ni Wyn. Arini
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.878

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk: mendeskripsikan kemampuan berpikir divergen yang dibelajarkan dengan model pembelajaran connectin, organizing reflecting extending(CORE)mendeskripsikan kemampuan berpikir divergen yang dengan model pembelajaran konvensional, dan mengetahui perbedaan kemampuan berpikir divergen yang dibelajarkan dengan model pembelajaran connecting, organizing, reflecting, exstending dan siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran konvensional pada mata pelajaran IPS kelas IV di SD Gugus 2 Pujungan Kecamatan Pupuan tahun pelajaran 2012/2013. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IV di SD Gugus 2 Pujungan yang berjumlah 80 orang. Sampel penelitian ini yaitu siswa kelas IV SD Negeri 1 Pujungan yang berjumlah 40 orang dan siswa kelas IV SD Negeri 6 Pujungan yang berjumlah 40 orang. Data kemampuan berpikir divergen dikumpulkan dengan menggunakan tes essay. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan teknik analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial yaitu uji-t. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) kemampuan berpikir divergen siswa kelompok eksperimen tergolong tinggi dengan rata-rata (M) 35,25. (2) kemampuan berpikir divergen siswa kelompok kontrol tergolong cukup dengan rata-rata (M) 29,35. (3) Terdapat perbedaan yang signifikan kemampuan berpikir divergen siswa kelas IV di SD Negeri Gugus 2 Pujungan antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran coneccting, organizing, reflecting, exstending dan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran konvensional (thit> ttab, thit = 5,78 dan ttab = 1,671).   Kata kunci: CORE, berpikir divergen, konvensional
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN CONNECTING ORGANIZING REFLECTING EXTENDING (CORE) TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR DIVERGEN SISWA KELAS IV MATA PELAJARAN IPS I Nym. Wirya, Pt. Yulia Artasari, Ni Wyn. Arini
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 1 No. 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.878

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk: mendeskripsikan kemampuan berpikir divergen yang dibelajarkan dengan model pembelajaran connectin, organizing reflecting extending(CORE)mendeskripsikan kemampuan berpikir divergen yang dengan model pembelajaran konvensional, dan mengetahui perbedaan kemampuan berpikir divergen yang dibelajarkan dengan model pembelajaran connecting, organizing, reflecting, exstending dan siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran konvensional pada mata pelajaran IPS kelas IV di SD Gugus 2 Pujungan Kecamatan Pupuan tahun pelajaran 2012/2013. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IV di SD Gugus 2 Pujungan yang berjumlah 80 orang. Sampel penelitian ini yaitu siswa kelas IV SD Negeri 1 Pujungan yang berjumlah 40 orang dan siswa kelas IV SD Negeri 6 Pujungan yang berjumlah 40 orang. Data kemampuan berpikir divergen dikumpulkan dengan menggunakan tes essay. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan teknik analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial yaitu uji-t. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) kemampuan berpikir divergen siswa kelompok eksperimen tergolong tinggi dengan rata-rata (M) 35,25. (2) kemampuan berpikir divergen siswa kelompok kontrol tergolong cukup dengan rata-rata (M) 29,35. (3) Terdapat perbedaan yang signifikan kemampuan berpikir divergen siswa kelas IV di SD Negeri Gugus 2 Pujungan antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran coneccting, organizing, reflecting, exstending dan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran konvensional (thit> ttab, thit = 5,78 dan ttab = 1,671).   Kata kunci: CORE, berpikir divergen, konvensional