A. A Gede Agung, I Gst. Ag. Pt. Ratna Reiswana I Wayan Koyan
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN AUDIOVISUAL PADA MATA PELAJARAN SENI BUDAYA KELAS VIII SEMESTER GENAP TAHUN PELAJARAN 2012/2013 DI SMPN 2 SINGARAJA I Wayan Koyan, I Gst. Ag. Pt. Ratna Reiswana, A. A Gede Agung,
Jurnal EDUTECH Undiksha Vol 1, No 2 (2013): Edisi Juli 2013
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (425.556 KB)

Abstract

Media pembelajaran audiovisual untuk mata pelajaran Seni Budaya kelas VIII di SMP Negeri 2 Singaraja adalah media yang belum ada dan perlu dikembangkan. Tujuan yang ingin dicapai melalui penelitian adalah untuk mendeskripsikan proses rancang bangun dan kualitas hasil pengembangan media pembelajaran audiovisual. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan yang menggunakan model Luther (1994). Tahapannya meliputi konsep, desain, pengumpulan bahan, perakitan, uji coba, dan distribusi. Pada tahap uji coba, produk divalidasi melalui tinjauan oleh para ahli dan uji coba produk kepada peserta didik. Instrumen pengumpulan data adalah kuisioner/angket. Analisis data yang digunakan yaitu analisis deskriptif kualitatif dan analisis deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian ini adalah deskripsi proses rancang bangun dan kualitas hasil pengembangan media pembelajaran audiovisual pada mata pelajaran Seni Budaya kelas VIII semester genap di SMP Negeri 2 Singaraja. Proses rancang bangun media pembelajaran audiovisual terdiri dari 5 tahap yaitu konsep, desain, pengumpulan bahan, perakitan, dan uji coba. Kualitas hasil pengembangan media audiovisual diperoleh berdasarkan data dari angket yang kemudian dianalisis secara deskriptif kuantitatif dan dikonversi ke dalam PAP tingkat ketercapaian skala 5. Tinjauan ahli isi mata pelajaran mencapai 91,34% katagori sangat baik, tinjauan ahli desain pembelajaran mencapai 84,61% katagori baik, tinjauan ahli media pembelajaran mencapai 91,25% katagori sangat baik, uji coba perorangan mencapai 95,6% katagori sangat baik, uji coba kelompok kecil mencapai 93,75% katagori sangat baik, dan uji coba lapangan mencapai 93,28% katagori sangat baik.
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN AUDIOVISUAL PADA MATA PELAJARAN SENI BUDAYA KELAS VIII SEMESTER GENAP TAHUN PELAJARAN 2012/2013 DI SMPN 2 SINGARAJA I Wayan Koyan, I Gst. Ag. Pt. Ratna Reiswana, A. A Gede Agung,
Jurnal Edutech Undiksha Vol. 1 No. 2 (2013): December
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jeu.v1i2.796

Abstract

Media pembelajaran audiovisual untuk mata pelajaran Seni Budaya kelas VIII di SMP Negeri 2 Singaraja adalah media yang belum ada dan perlu dikembangkan. Tujuan yang ingin dicapai melalui penelitian adalah untuk mendeskripsikan proses rancang bangun dan kualitas hasil pengembangan media pembelajaran audiovisual. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan yang menggunakan model Luther (1994). Tahapannya meliputi konsep, desain, pengumpulan bahan, perakitan, uji coba, dan distribusi. Pada tahap uji coba, produk divalidasi melalui tinjauan oleh para ahli dan uji coba produk kepada peserta didik. Instrumen pengumpulan data adalah kuisioner/angket. Analisis data yang digunakan yaitu analisis deskriptif kualitatif dan analisis deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian ini adalah deskripsi proses rancang bangun dan kualitas hasil pengembangan media pembelajaran audiovisual pada mata pelajaran Seni Budaya kelas VIII semester genap di SMP Negeri 2 Singaraja. Proses rancang bangun media pembelajaran audiovisual terdiri dari 5 tahap yaitu konsep, desain, pengumpulan bahan, perakitan, dan uji coba. Kualitas hasil pengembangan media audiovisual diperoleh berdasarkan data dari angket yang kemudian dianalisis secara deskriptif kuantitatif dan dikonversi ke dalam PAP tingkat ketercapaian skala 5. Tinjauan ahli isi mata pelajaran mencapai 91,34% katagori sangat baik, tinjauan ahli desain pembelajaran mencapai 84,61% katagori baik, tinjauan ahli media pembelajaran mencapai 91,25% katagori sangat baik, uji coba perorangan mencapai 95,6% katagori sangat baik, uji coba kelompok kecil mencapai 93,75% katagori sangat baik, dan uji coba lapangan mencapai 93,28% katagori sangat baik.