Air bersih dan sanitasi merupakan kebutuhan dasar bagi manusia yang harus dipenuhi. Selain untuk minum, air bersih juga digunakan untuk sebagian besar aktivitas sehari-hari manusia, seperti mencuci, memasak, dan lain-lain. Namun pada kenyataannya, masih banyak orang yang mengalami kesulitan untuk memperolehnya, sehingga menimbulkan berbagai persoalan di masyarakat, terutama di wilayah perdesaan. Seperti di Kabupaten Bogor misalnya, persoalan kekurangan air bersih juga terjadi di beberapa desa di wilayah tersebut meskipun Kabupaten Bogor merupakan wilayah resapan air dengan curah hujan yang cukup tinggi. Salah satu upaya yang dilakukan oleh pemerintah untuk menanggulangi persoalan tersebut adalah melalui program penyediaan air bersih dan sanitasi perdesaan. Program Water and Sanitation for Low Income Community 2 (WSLIC-2) merupakan suatu program penyediaan sarana air bersih dan sanitasi yang melibatkan partisipasi masyarakat dalam proses pelaksanaannya, mulai dari tahap perencanaan, pembangunan hingga pengelolaan. Studi ini menggunakan metode analisis deskriptif-kualitatif untuk mengetahui prospek keberlanjutan kegiatan penyediaan air bersih berbasis partisipasi masyarakat yang diinisiasi oleh Program WSLIC-2 di Kecamatan Ciawi, Kabupaten Bogor. Hasil studi terhadap ketiga desa penelitian menunjukkan bahwa prospek keberlanjutan dari tiap-tiap desa berbeda, tergantung dari karakteristik yang dimiliki dari masing-masing desa.Kata Kunci: Water and Sanitation for Low Income Community 2 (WSLIC-2), Kabupaten Bogor Clean water and sanitation are basic human needs that must be met. Besides drinking, water is also used for the majority of daily human activities, such as washing, cooking, etc. But in fact, there are many people who find it difficult to get it, giving rise to various problems in society, especially in rural areas. As in Bogor for example, the problem of water shortage also occurred in several villages in the area despite the Bogor Regency is a water catchment area with high rainfall. One of the efforts made by the government to address these issues is through the provision of clean water and rural sanitation. Water and Sanitation Program for Low Income Community 2 (WSLIC-2) is a program to provide clean water and sanitation involving public participation in the implementation process, from the planning, development and management environment. The study used a qualitative descriptive-analytical method to determine the prospects for sustainability of water supply based on community participation, initiated by WSLIC Ciawi-2 in the district, Bogor regency. The results of a study of three villages showed that the prospect of sustainability of each country is different, depending on their characteristics of each village.Keywords: Water and Sanitation for Low Income Community 2 (WSLIC-2), Bogor District