Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA antara siswa yang mengikuti model pembelajaran kooperatif tipe Student Team Achievement Division (STAD) dengan memanfaatkan lingkungansebagai sumber belajar dengan siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional pada siswa kelas V SD Gugus I Gusti Ngurah Rai Tahun Pelajaran 2012/2013. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu yang dilaksanakan dalam tujuh kali treatmen dan satu kali post test. Desain yang digunakan adalah nonequivalent control group design, dengan populasi seluruh kelas V SD di Gugus I Gusti Ngurah Rai yang berjumlah 453 siswa. Pemilihan sampel dilakukan dengan teknik random sampling. Sampel dalam penelitian ini yaitu siswa kelas V SDN 3 Penatih yang berjumlah 32 siswa dan kelas VB SDN 2 Penatih yang berjumlah 30 siswa. Pengumpulan data dilakukan dengan cara memberikan tes yaitu tes objektif pilihan ganda biasa. Data dianalisis dengan menggunakan uji-t.Berdasarkan hasil analisis uji-t didapat thitung = 5,27 dan ttabel = 2,00 untuk dk = 60 dengan taraf signifikan 5%. Hasil uji-t menunjukkan bahwa thitung > ttabel (5,27 > 2,00) maka Ho ditolak dan Ha diterima. Sehingga dapat dikatakan terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA antara siswa yang mengikuti model pembelajaran kooperatif tipe Student Team Achievement Division (STAD) dengan memanfaatkan lingkungan sebagai sumber belajar dengan siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional pada siswa kelas V SD Gugus I Gusti Ngurah Rai Tahun Pelajaran 2012/2013. Dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh Model Pembelajaran Koopertif Tipe Student Team Achievement Division (STAD) dengan Memanfaatkan Lingkungan sebagai Sumber Belajar Terhadap Hasil Belajar IPA siswa. Â Kata kunci: STAD, Hasil Belajar IPA. Â