Ikhlas merupakan suatu sikap yang sangat dianjurkan dalam Islam, karena dengan sikap ikhlas bernilai ibadah dan akan orang yang ikhlas akan dicintai oleh Allah SWT. Namun, dalam realita sekarang sikap ikhlas sudah sulit untuk diaplikasikan dalam kehidpuan muslim sehari-hari. Oleh karena itu, yang menjadi permasalahan dalam penelitian ini adalah bagaimana sikap ikhlas orang tua, guru dan masyarakat menjadi contoh untuk pembinaan sikap ikhlas pada anak. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui sikap ikhlas orang tua dan guru dalam pembinaan sikap ikhlas pada anak, untuk mengetahui pola dan metode pendidikan Islam dalam pembinaan sikap ikhlas, untuk mengetahui implikasi sikap ihlas terhadap prilaku anak serta aplikasi sikap ikhlas dalam pendidikan Islam. Penelitian ini adalah penelitian kepustakaan, yaitu penelitian dengan pengumpulan sumber-sumber data yang berhubungan dengan pembahasan ini seperti buku-buku dan bacaan-bacaan lain yang ada hubungan dengan skripsi ini. Dalam mengolah dan menganalisis data penulis menggunakan metode deskriptif analisis. Setelah mengumpulkan data dan menganalisis secara mendalam, maka penulis berkesimpulan bahwa ada nilai pendidikan dalam pembinaan sikap ikhlas pada setiap pribadi muslim. Adapun hasil penelitian ini pola dan metode pendidikan Islam dalam pembinaan sikap ikhlas adalah pola dan metode tabyin, melalui metode keteladanan, metode nasehat dan cerita, dan metode pemberian motivasi. Implikasi sikap ihlas terhadap prilaku anak adalah melalui sistem latihan-latihan kebiasaan terhadap keluarga, masyarakat dan alam sekitarnya merupakan hal yang sangat penting. Aplikasi sikap ikhlas dalam pendidikan Islam adalah memberikan dan membekali pendidikan agama kepada setiap muslim, membina dan menanamkan Iman ke dalam jiwa setiap muslim, memilih teman yang ikhlas kepada Allah dalam setiap kali mengadakan kegiatan, menanamkan kepada pribadi muslim akan keagungan Allah Swt dan kedahsyatan azab-Nya, memperbanyak mengingat kematian.