Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

IMPLEMENTASI MANAJEMEN PEMBIAYAAN PENDIDIKAN NON FORMAL (Study Kasus TPQ Baitushshadiqien Kec. Baitussalam Kab. Aceh besar) Nur Fazillah
Intelektualita Vol 9, No 01 (2019): Jurnal Intelektualita
Publisher : Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembiayaan merupakan salah satu sumber daya yang secara langsung menunjang efektifitas dan efisiensi pengelolaan pendidikan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan: (1) sumber-sumber pembiayaan pendidikan nonformal TPQ Baitushshadiqien; (2) prosedur manajemen anggaran pendapatan pembiayaan pendidikan nonformal TPQ Baitushshadiqien; (3) penggunaan anggaran belanja pembiayaan pendidikan nonformal TPQ Baitushshadiqien; (4) pertanggungjawaban pembiayaan pendidikan nonformal TPQ Baitushshadiqien. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi dan dokumentasi. Teknis analisis data yang digunakan adalah analisis kualitatif, yaitu proses data, penyajian data dan kesimpulana awal. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) sumber-sumber pembiayaan pendidikan nonformal di TPQ Baitushshadiqien bersumber dari orang tua santri dan bantuan donatur yang tidak tetap, (2) prosedur manajemen anggaran pendapatan pembiayaan pendidikan nonformal TPQ Baitushshadiqien dibuat dalam bentuk program pencapaian jangka pendek; (3) penggunaan anggaran belanja pembiayaan disesuaikan antara kebutuhan dengan kas pendidikan nonformal di TPQ Baitushshadiqien; (4) pertanggungjawaban pembiayaan dilaksanakan pada akhir tahun.
Peran Kepemimpinan Pimpinan Dayah dalam Membentuk Akhlak Santri di Dayah Raudhatul Qur’an Tungkob Nur Fazillah; Anton Widyanto
DAYAH: Journal of Islamic Education Vol 2, No 2 (2019): DAYAH: Journal of Islamic Education
Publisher : Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh, Aceh, Indonesia.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/jie.v2i2.4176

Abstract

Leaders bear heavy responsibilities and play a significant role in management, and thus they should possess wisdom and skills in making innovations for the success of their work. This study aimed to investigate the following issues: the types of leadership applied by the head of Dayah Raudhatul Qur’an, the leadership role of the head of Dayah in the development of students’ behavior and the constraints faced by the leadership in the formation of morality students in Dayah Raudhatul Qur'an. The study employed a qualitative research design. Data were collected by observation, interview, and documentation. The results of the study showed that the types of leadership applied by the head of Dayah tended to follow the democratic, deliberative, and charimastic leadership. The role of the head of Dayah in terms of shaping the students’ behavior included establishing the regular Quran recitation, tausiah (giving advice), discipline, and dzikr (remembering Allah) after daily prayers. Further, the constraints faced by the leader in the formation of santri morality in Dayah Raudhatul Qur'an that is the influence from the outside because the majority of santri in Dayah Raudhatul Qur'an is a student from various universities and students are also busy by the tasks on campus so as not can focus on just one activity.
Fenomena LGBT di Wilayah Syariat: Perspektif Hukum Adat Aceh Nur Fazillah
Jarima: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Hukum Pidana Islam Vol. 1 No. 2 (2025): Jarima: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Hukum Pidana Islam
Publisher : Program Studi Hukum Pidana Islam, Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/jarima.v1i2.989

Abstract

Keberadaan komunitas LGBT di Indonesia menjadi kontroversi besar di kalangan masyarakat yang beragama, umumnya mayoritas muslim yang menjunjung tinggi nilai moral yang tinggi yang tertuang dalam hukum agama dan adat istiadat. LGBT masih dianggap tabu dan menakutkan oleh sebagian besar kalangan masyarakat. Tidak terkecuali wilayah Aceh sendiri, yang merupakan wilayah yang berasaskan syariat Islam. Penelitian ini bersifat kualitatif dengan mengandalkan kedalaman data. Data yang digunakan dalam penelitian ini merupakan data-data sekunder berupa dokumen, buku-buku, jurnal dan literatur lainnya yang berkaitan dengan subjek pembahasan. Data akan dianalisis untuk melihat urgensinya Hukum Adat dalam masalah LGBT. Analisis ini juga bertujuan untuk melihat keterkaitan budaya hukum adat Aceh dan substansi wilayah syariat Islam. Hukum adat dianggap sebagai hukum yang lebih dekat dengan kehidupan masyarakat dan lebih memperhatikan adat istiadat serta nilai - nilai lokal. Kelompok LGBT dipandang melakukan tindakan yang bertentangan dengan tradisi yang dipegang teguh oleh masyarakat adat. Oleh karena itu, perlu penguatan hukum adat untuk mencegah maraknya fenomena LGBT di Aceh. Fenomena LGBT telah menjadi masalah global termasuk di Indonesia. Kajian mendalam dan komprehensif mutlak diperlukan untuk meninjau hukum LGBT dalam Perspektif Adat Aceh.