Nazarullah Nazarullah
Unknown Affiliation

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

ANTUSIASME KEPALA MADRASAH DALAM MENGIKUTI PENGUATAN KOMPETENSI DI BALAI DIKLAT KEAGAMAAN ACEH Nazarullah Nazarullah
Intelektualita Vol 7, No 02 (2019): Jurnal Intelektualita
Publisher : Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan sebagai tempat proses belajar mengajar yang mengembangkan dan menyebarkan berbagai ilmu pengetahuan. Konsep dasar pelaksanaannya akan sangat menentukan jalannya pendidikan dalam kehidupan manusia. Namun, pada tarap pelaksanaan pendidikan terdapat beberapa perubahan sosial. Karena dalam merencanakan pelaksanaan pendidikan diperlukan struktur organisasi yang baik, termasuk dengan kepemimpinan kepala madrasah yang jadi salah satu faktor yang sangat penting. Menurut Daryanto, Model Kepemimpinan yang paling sesuai diterapkan di Madrasah adalah kepemimpinan pembelajaran, karena misi utama sekolah atau madrasah adalah mendidik semua siswa dan memberikan kesempatan kepada mereka untuk memperoleh pengetahuan, keterampilan, dan nilai-nilai yang diperlukan untuk menjadi orang dewasa yang sukses. dalam tulisan ini penulis akan membahas tentang Antusiasme Kepala Madrasah Dalam Mengikuti Penguatan Kompetensi Di Balai Diklat Keagamaan Aceh. Semoga dengan tulisan ini dapat bermanfaat dalam memaksimalkan potensi kepemimpinan kepala madarasah dalam rangka meningkatkan mutu pendidikan di Aceh.
KEPEMIMPINAN KEPALA SEKOLAH DALAM MENINGKATKAN KINERJA GURU DI MAN 1 ACEH BESAR Nazarullah Nazarullah
Intelektualita Vol 6, No 02 (2018): Jurnal Intelektualita
Publisher : Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan mengenai kepemimpinan kepala sekolah dalam meningkatkan kinerja guru di MAN 1 Aceh Besar. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Subjek penelitian adalah kepala sekolah, guru dan siswa. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepemimpinan kepala sekolahdi MAN 1 Aceh Besar adalah pemimpin yang demokratis. Kepala sekolah juga memiliki sifat yang baik dan memiliki karisma (pengaruh) yang besar. Perannya sudah berjalan dengan baik yaitu sebagai: educator, manager, administrator, supervisor, leader, innovator, dan motivator. Adapun usaha kepala sekolah MAN 1 Aceh Besar dalam meningkatkan kinerja guru adalah dengan:1) Pembinaan disiplin, dengan cara memberi contoh yang baik seperti datang tepat waktu serta mentaati peraturan-peraturan sekolah; 2) Pemberian motivasi terhadap guru dengan cara memberi dukungan, pujian, mendorong guru untuk terus melakukan pengembangan keprofesian berkelanjutan, ataupun berupa jabatan; 3) Pemberian penghargaan, dengan ucapan terimakasih, diterima ide-ide atau pendapatnya.
PENGARUH MOL REBUNG BAMBU DAN KEMATANGAN BOKASHI TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN KACANG TANAH (Arachis hypogaea) Cut Mulia Sari; Nazarullah Nazarullah
Jurnal Sosial Humaniora Sigli Vol 3, No 2 (2020): Desember 2020
Publisher : Universitas Jabal Ghafur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47647/jsh.v3i2.315

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh mol rebung bambu dan tingkat kematangan bokashi terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman kacang tanah (Arachis hypogaea)” serta ada tidaknya interaksi antara kedua faktor yang dicobakan.Penelitian ini dilaksanakan dikebun percobaan Fakultas Pertanian Universitas Jabal Ghafur. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) pola faktorial 3 x 3 dengan 3 ulangan. Faktor perlakuan mol rebung bambu (M) yaitu:M1 = 75 cc/liter air, M2 = 150 cc/literair, M3 = 225 cc/liter air. Faktor pemberian bokasi pemberian yaitu : B1= 15 kg/plot, B2 = 30 kg/plot, B3 = 45 kg/plot. Parameter yang diamati pada komponen tanaman jagung meliputi : tinggi tanaman (umur 15, 30 dan 45 HST), jumlah polong dalam satu tanaman dan berat polong/plot (kg). Hasil penelitian menunjukan bahwa, pemberian mol rebung bambu tidak berpengaruh nyata terhadap semua pengamatan yang sudah dicobakan. Pemberian bokashi berpengaruh sangat nyata terhadap parameter tinggi tanaman kacang tanah pada umur 15 HST, dan tidak berpengaruh nyata  terhadap parameter lainnya pada umur 30 HST dan 45 HST. Perlakuan terbaik di jumpai B1 (15 kg/plot). Tidak terdapat interaksi yang nyata antara pemberian mol rebung bambu dan tingkat kematangan bokashi terhadap semua pengamatan diamati.Kata kunci : Mol Rebung Bambu, Kematangan Bokhasi, Tanaman Kacang Tanah