This Author published in this journals
All Journal Psiko-Edukasi
Maria Claudia Wahyu Trihastuti
Program Studi Bimbingan dan Konseling, Fakultas Pendidikan dan Bahasa Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya Jakarta

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

FAKTOR-FAKTOR KEPERCAYAAN DIRI DUA SISWA KELAS VII SMP KATOLIK RICCI II BINTARO Rifa Safika; Maria Claudia Wahyu Trihastuti
Psiko-Edukasi Vol 18, No 1 (2020): Psiko Edukasi
Publisher : Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Faktor-faktor kepercayaan diri adalah faktor internal dan eksternal yang menyebabkan kepercayaan diri siswa. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus. Teknik pengumpulan data penelitian menggunakan wawancara. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui faktor kepercayaan diri dua siswa Kelas VII SMP Katolik Ricci II Bintaro dan memberikan rekomendasi penanganan konseling individual bagi kedua siswa.Berdasarkan hasil wawancara diketahui bahwa faktor penyebab hambatan kepercayaan diri DT dan RT didominasi oleh faktor internal. Faktor internal yang paling dominan pada DT adalah pengalaman hidup. Faktor penyebab hambatan kepercayaan diri RT adalah faktor internal yang terkait dengan kondisi fisik. Rekomendasi penanganan kepada DT dan RT berupa konseling individual dengan pendekatan REBT. Rekomendasi konseling individual bagi DT bertujuan agar DT mampu menerima pengalaman kurang menyenangkan masa lalu dan meningkatkan kompetensi diri di berbagai bidang. Sedangkan tujuan konseling bagi RT diarahkan pada keberanian untuk mencoba berelasi dengan orang lain dengan mengatasi penilaian negatif terhadap diri menjadi lebih positif. Saran kepada Guru BK agar melaksanakan konseling individual kepada DT dan RT berdasarkan rekomendasi yang diberikan peneliti. Guru Wali Kelas hendaknya memberikan kesempatan bagi DT dan RT untuk terlibat dalam kegiatan organisasi sekolah.
KARAKTERISTIK PENYESUAIAN SOSIAL DI SEKOLAH PARA SISWA SMA STELLA MARIS BSD Theresia Riri Rusdianeri; Maria Claudia Wahyu Trihastuti
Psiko-Edukasi Vol 18, No 2 (2020): Psiko Edukasi
Publisher : Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penyesuaian sosial di sekolah adalah kemampuan siswa dalam menanggapi orang lain di lingkungan sekolah yang meliputi indikator penyesuaian siswa terhadap peraturan, teman sekolah, guru, tugas, kegiatan sekolah, serta peran dan tanggung jawab di kelas. Penelitian ini termasuk jenis penelitian deskriptif. Teknik pengumpulan data menggunakan skala penilaian. Berdasarkan hasil uji coba instrumen penyesuaian sosial kepada 41 siswa sebagai sampel uji coba, diperoleh 44 pernyataan valid dengan koefisien reliabilitas instrumen sebesar 0,949.Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 83 siswa, sebanyak 57 siswa (70%) memiliki kemampuan penyesuaian sosial pada kategori tinggi dan sebanyak 26 siswa (30%) memiliki kemampuan penyesuaian sosial pada kategori sedang. Tiga indikator yang paling dominan dialami siswa yaitu indikator penyesuaian terhadap guru, peraturan, dan teman sekolah. Indikator penyesuaian terhadap tugas sekolah memiliki rata-rata skor yang sama dengan rata-rata total, sedangkan dua indikator lain yaitu penyesuaian terhadap kegiatan sekolah dan peran atau tanggung jawab di kelas memiliki rata-rata di bawah rata-rata total.  Kerja sama antara guru BK, wakil kepala sekolah bidang kesiswaan, wali kelas, dan guru bidang studi diperlukan dalam rangka meningkatkan keterlibatan siswa dalam kegiataan keorganisasian baik di kelas maupun di lingungan sekolah.