Stevan Kristian Lionardi
Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

HUBUNGAN AKTIVITAS FISIK DENGAN INDEKS PRESTASI KUMULATIF PADA MAHASISWA PREKLINIK FKIK UNIKA ATMA JAYA Stevan Kristian Lionardi
Bahasa Indonesia Vol 20 No 2 (2021): Damianus Journal of Medicine
Publisher : Atma Jaya Catholic University of Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25170/djm.v20i2.1249

Abstract

ABSTRAK Latar Belakang: Bagi mahasiswa kedokteran, proses pembelajaran merupakan unsur esensial guna memperoleh pengetahuan dan keterampilan yang diperlukan untuk menjadi seorang dokter. Proses pembelajaran akan bahan dan materi yang banyak seringkali menghabiskan banyak waktu, mengakibatkan kurangnya intensitas dan perhatian akan pentingnya kegiatan aktivitas fisik yang rutin dan teratur yang dapat meningkatkan fungsi kognitif dan eksekutif otak. Metodologi: Desain penelitian ini adalah potong lintang dengan metode random sampling dengan responden sebanyak 103 mahasiswa angkatan 2016, 2017, dan 2018 Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Prodi Kedokteran Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya dengan menggunakan kuesioner IPAQ (International Physical Activity Questionnaire) untuk mengukur intensitas aktivitas fisik dan untuk mengetahui indeks prestasi mahasiwa disertai pertanyaan nilai indeks prestasi kumulatif mahasiswa melalui kuesioner. Uji analisis yang dilakukan adalah uji non parametrik Chi-square. Hasil: Hasil dari analisis data menggunakan uji Chi-square antara intensitas aktivitas fisik dengan indeks prestasi kumulatif mahasiwa menunjukkan nilai Pearson Chi-Square hitung adalah 0,048, meski telah memenuhi syarat p < 0,05 namun memiliki perbedaan yang sedikit dengan nilai yang tidak signifikan, sehingga hubungan antara kedua variable dapat dipandang dari kedua sisi. Kesimpulan : Peningkatan aktivitas fisik dapat mempengaruhi peningkatan nilai indeks prestasi kumulatif yang dimiliki, namun masih terdapat banyak faktor-faktor lain yang dapat mempengaruhi nilai indeks prestasi kumulatif seorang mahasiswa kedokteran.