Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengaruh Suhu Pembakaran dan Laju Alir Limbah Cair Terhadap Emisi Gas Karbon Monoksida Pada Incinerator di PT. Bayer Material Science Indonesia Ahmad Arifandi
Jurnal Teknika Vol 13, No 2 (2017): Edisi November 2017
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36055/tjst.v13i2.4018

Abstract

Limbah cair yang dihasilkan dari industri dibakar dalam sebuah alat yang disebut incinerator. Limbah harus terbakar dengan sempurna di dalam incinerator sehingga proses pembakaran tidak menghasilkan gas karbon monoksida (CO), karena bersifat racun. Dalam rangka pelestarian lingkungan, pemerintah menjalankan sebuah program yang dinamakan Proper yang berfungsi untuk mengontrol dan mengurangi polusi dari industry. Tujuan dari penelitian ini yaitu menentukan suhu pembakaran dan laju alir limbah cair yang optimal pada incinerator untuk memenuhi baku mutu emisi sesuai KEP. 03/BAPEDAL/09/1995 tentang persyaratan teknis pengolahan limbah berbahaya dan beracun. Variasi suhu pembakaran yang dilakukan dalam penelitian ini yaitu 550ºC, 600ºC, 650ºC, 700ºC, 750ºC, 800ºC, dan 850ºC. Variasi laju alir limbah cair yaitu 100 L/ h, 200 L/h, 300 L/h, 400 L/h, 500 L/h, 600 L/h, dan 700 L/h. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan, diperoleh hasil yaitu suhu pembakaran yang optimal yaitu 700 0C, laju alir limbah cair yang optimal yaitu 300 L/h, emisi gas CO yang dihasilkan yaitu 87 mg/Nm3, pemakaian natural gas pada incinerator dalam 1 hari yaitu 3448,8 m3, dan efisiensi pembakaran yaitu 99,71 %.