Supriyanto ikip pgri semarang
Unknown Affiliation

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

PENGEMBANGAN EVALUASI PETA KONSEP MODEL C UNTUK MENGUKUR STRUKTUR KOGNITIF PADA POKOK BAHASAN BESARAN FISIKA ikip pgri semarang, Supriyanto
Jurnal Penelitian Pembelajaran Fisika Vol 1, No 2/september (2010): JP2F
Publisher : Jurnal Penelitian Pembelajaran Fisika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Peta konsep disamping untuk proses pembelajaran juga untukalat evaluasi namun sampai saat ini masih sedikit para guruyang menggunakan. Masalah yang muncul: bentuk perangkatevaluasi peta konsep yang dapat mengukur struktur kognitifsiswa pada pokok bahasan besaran fisika; bagaimanavaliditas dan reliabilitas evaluasi peta konsep; gambaranstruktur kognitif siswa pada pokok bahasan pembiasan.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memperoleh perangkatevaluasi peta konsep yang dapat mengukur struktur kognitifpada pokok bahasan pembiasan; menentukan validitas danreliabilitas dari evaluasi peta konsep yang dikembangkan;memperoleh gambaran struktur kognitif siswa pada pokokbahasan pembiasan. Pengembangan model ini menggunakanjenis penelitian Research and Development. Nilai validitaspeta konsep tanpa daftar konsep nilai validitas 0,965 dan nilairata-rata reliabilitas seorang rater sebesar 0,727.Berdasarkanhasil analisis data persentase keberhasilan siswa dalammengkonstruk konsep secara substansi melalui peta konseptanpa daftar konsep dibandingkan soal uraian sebagaiberikut: peta konsep tanpa daftar konsep persentasen perindikator diikuti persentase pada soal uraian. Hasil analisisdata gambaran struktur kognitif siswa dalam pemahamankonsep besaran fisika melalui peta konsep tanpa daftarkonsep 81% siswa dapat menentukan proposisi, 84% siswadapat menentukan hirarki, 84% siswa dapat menentukancrosslink, 97% siswa dapat menentukan contoh.
UPAYA PENINGKATAN HASIL BELAJAR FISIKA MELALUI PETA KONSEP DENGAN MODEL PEMBELAJARAN GROUP INVESTIGASI KELAS X-7SMA 5 SEMARANG TAHUN AJARAN 2010-2011 ikip pgri semarang, Supriyanto
Jurnal Penelitian Pembelajaran Fisika Vol 2, No 1/April (2011): JP2F
Publisher : Jurnal Penelitian Pembelajaran Fisika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Masalah yang muncul dalam penelitian ini adalah peningkatanaktifitas siswa dalam proses belajar mengajar dan hasil belajarsiswa . Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memperoleh seberapabesar keaktifan siswa dalam belajar materi gerak lurus dan hukumnewton dan ingin mengetahui sejauh mana tingkat penguasaanmateri, keberhasilan belajar setelah mengikuti pembelajaran denganmenggunakan pendekatan peta konsepPenelitian tindakan kelas terdiri dari tiga silklus, masing-masingsiklus menggunakan empat tahap: tahap persiapan,pelaksanaan,observasi dan tahap refleksi.Pada pembelajaran dengan menggunakan peta konsep banyakaktifitas yang dilakukan siswa baik secara individu maupunberkelompok lewat diskusi seperti menentukan konsep penting,melengkapi peta konsep, berdiskusi dengan siswa lain, menanggapipertanyaan guru, bertanya dan menyimpulkan materi pelajaran.Semua aktifitas ini bermanfaat bagi siswa karena siswa mencaripengalaman dan mengalami sendiri, hal ini akan membuat pelajaranlebih menarik dan lebih berhasil.Kata Kunci : group investigasi, hasil belajar, peta konsep
UPAYA PENINGKATAN HASIL BELAJAR FISIKA MELALUI PETA KONSEP DENGAN MODEL PEMBELAJARAN GROUP INVESTIGASI KELAS X-7SMA 5 SEMARANG TAHUN AJARAN 2010-2011 Supriyanto ikip pgri semarang
Jurnal Penelitian Pembelajaran Fisika Vol 2, No 1 (2011): APRIL 2011
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jp2f.v2i1/April.121

Abstract

Masalah yang muncul dalam penelitian ini adalah peningkatanaktifitas siswa dalam proses belajar mengajar dan hasil belajarsiswa . Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memperoleh seberapabesar keaktifan siswa dalam belajar materi gerak lurus dan hukumnewton dan ingin mengetahui sejauh mana tingkat penguasaanmateri, keberhasilan belajar setelah mengikuti pembelajaran denganmenggunakan pendekatan peta konsepPenelitian tindakan kelas terdiri dari tiga silklus, masing-masingsiklus menggunakan empat tahap: tahap persiapan,pelaksanaan,observasi dan tahap refleksi.Pada pembelajaran dengan menggunakan peta konsep banyakaktifitas yang dilakukan siswa baik secara individu maupunberkelompok lewat diskusi seperti menentukan konsep penting,melengkapi peta konsep, berdiskusi dengan siswa lain, menanggapipertanyaan guru, bertanya dan menyimpulkan materi pelajaran.Semua aktifitas ini bermanfaat bagi siswa karena siswa mencaripengalaman dan mengalami sendiri, hal ini akan membuat pelajaranlebih menarik dan lebih berhasil.Kata Kunci : group investigasi, hasil belajar, peta konsep
PENGEMBANGAN EVALUASI PETA KONSEP MODEL C UNTUK MENGUKUR STRUKTUR KOGNITIF PADA POKOK BAHASAN BESARAN FISIKA Supriyanto ikip pgri semarang
Jurnal Penelitian Pembelajaran Fisika Vol 1, No 2 (2010): SEPTEMBER 2010
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jp2f.v1i2/septembe.113

Abstract

Peta konsep disamping untuk proses pembelajaran juga untukalat evaluasi namun sampai saat ini masih sedikit para guruyang menggunakan. Masalah yang muncul: bentuk perangkatevaluasi peta konsep yang dapat mengukur struktur kognitifsiswa pada pokok bahasan besaran fisika; bagaimanavaliditas dan reliabilitas evaluasi peta konsep; gambaranstruktur kognitif siswa pada pokok bahasan pembiasan.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memperoleh perangkatevaluasi peta konsep yang dapat mengukur struktur kognitifpada pokok bahasan pembiasan; menentukan validitas danreliabilitas dari evaluasi peta konsep yang dikembangkan;memperoleh gambaran struktur kognitif siswa pada pokokbahasan pembiasan. Pengembangan model ini menggunakanjenis penelitian Research and Development. Nilai validitaspeta konsep tanpa daftar konsep nilai validitas 0,965 dan nilairata-rata reliabilitas seorang rater sebesar 0,727.Berdasarkanhasil analisis data persentase keberhasilan siswa dalammengkonstruk konsep secara substansi melalui peta konseptanpa daftar konsep dibandingkan soal uraian sebagaiberikut: peta konsep tanpa daftar konsep persentasen perindikator diikuti persentase pada soal uraian. Hasil analisisdata gambaran struktur kognitif siswa dalam pemahamankonsep besaran fisika melalui peta konsep tanpa daftarkonsep 81% siswa dapat menentukan proposisi, 84% siswadapat menentukan hirarki, 84% siswa dapat menentukancrosslink, 97% siswa dapat menentukan contoh.