Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Optimalisasi kapasitas produksi produk PDS Fender pada PT Arkha Jayanti Persada dengan theory of constraints menggunakan Lindo dan PomQm Rivaldi Fajar Adhiputra
Journal Industrial Servicess Vol 7, No 1 (2021): Oktober 2021
Publisher : Fakultas Teknik Jurusan Teknik Industri Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36055/jiss.v7i1.12049

Abstract

Pada era globalisasi ini, perkembangan teknologi semakin pesat sehingga banyak perusahaan lokal dan asing mengembangkan bisnisnya di Indonesia. Tentunya setiap perusahaan berlomba-lomba untuk menjadi yang terdepan. Theory of Constraints (TOC) adalah pendekatan baru manajemen dan peningkatan berkelanjutan pada operasional perusahaan. TOC dapat membantu perusahaan untuk meningkatkan kinerja dan efisiensi yang lebih baik. PT Arkha Jayanti Persada memiliki sebuah masalah pada sistem produksinya yaitu terdapat work center yang mengalami kendala atau bottlenecks sehingga menyebakan keterlambatan dalam pengiriman yang telah disepakati sebelumnya. Kapasitas yang tersedia pada PT Arkha Jayanti Persada sebesar 237,6, berdasarkan pengolahan yang telah dilakukan stasiun kerja Cutting tidak memenuhi kapasitas yang tersedia sebesar 341,54. Dikarenakan stasiun kerja Cutting terjadi bottleneck, diperlukan perbaikan kapasitas stasiun kerja agar kapasitas tersebut menjadi terpenuhi dan optimal. Berdasarkan pengolahan data menggunakan Rought Cut Capacity Planning, bahwa kapasitas produksi telah memenuhi kapasitas yang tersedia, tetapi hasil yang diberikan belum optimal. Untuk mengetahui apakah hasil telah optimal maka diperlukan software Lindo. Hasil analisis sensitivity pada Lindo dapat disimpulkan bahwa perbaikan kapasitas stasiun kerja pada PT Arkha Jayanti Persada menggunakan RCCP telah optimal. Diharapkan perusahaan dapat menerapkan perbaikan yang telah dilakukan sehingga dalam proses produksi tidak terjadi kendala dan tidak terjadi keterlambatan dalam pengiriman produk ke konsumen.