David Sarono Putro
Department of Pharmacy, Mathematics and Natural Science Faculty, Universitas Sebelas Maret, Jalan Ir. Sutami 36 A Kentingan, Jebres, Surakarta 57126

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Variasi Volume Sari Buah dan Infusa Kulit Buah Jeruk (Citrus sinensis) Terhadap Karakteristik dan Aktivitas Antibakteri Nanosilver David Sarono Putro; Dian E. Ermawati; Adi Yugatama
Indonesian Journal of Pharmaceutical Science and Technology Vol 9, No 1 (2022)
Publisher : Indonesian Journal of Pharmaceutical Science and Technology

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/ijpst.v1i1.29870

Abstract

Biosintesis nanosilver dengan buah jeruk (C. sinensis) sebagai bioreduktor diketahui dapat menghasilkan perak berukuran nano. Penelitian ini bertujuan melihat pengaruh variasi volume kombinasi sari buah dengan infusa kulit buah jeruk terhadap karakteristik dan aktivitas antibakteri nanosilver. Sintesis nanosilver dilakukan dengan mencampur larutan AgNO3 1 mM dengan kombinasi sari buah – infusa kulit buah jeruk dengan perbandingan (v/v), 3:0; 1,5:1,5; 1:2; 0,5:2,5 dan 0:3 padapenangas air bersuhu 60˚C selama 45 menit. Perubahan warna larutan mengindikasikan telah terbentuknya nanosilver    dan konfirmasi dilakukan dengan spektrofotometer UV/Vis serta analisis TEM. Hasil penelitian menunjukkan penambahan sari buah pada bioreduktor kombinasi dapat mempercepat terjadinya perubahan warna dan karakterisasi nanosilver dengan spektrofotometer UV/Vis mengkonfirmasi puncak SPR direntang 438-459 nm. Pengujian stabilitas memperlihatkan nanosilver hasil reduksi dengan kombinasi sari buah – infusa kulit buah jeruk 0,5:2,5 (v/v) memiliki stabilitas paling memenuhi syarat dan pengujian zona hambat dengan metode difusi terhadap bakteri S.aureus (19,50 mm) dan S.epidermidis (18,09 mm) yang dihasilkan lebih besar daripada nanosilver hasil reduksi kombinasi formula lainnya, yang mengindikasikan responhambat sedang. Analisis TEM menunjukkan nanosilver berukuran 30-56 nm berbentuk bulat.