Danang Ardiyanto
Balai Besar Penelitian dan Pengembangan Tanaman Obat dan Obat Tradisional, Karanganyar

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Perubahan Kualitas Hidup dan Nilai CD4+ Pasien HIV/AIDS dengan Pemberian Ramuan Jamu Imunostimulan di Sragen Peristiwan R. W. Astana; Danang Ardiyanto; Tofan A. Mana
Indonesian Journal of Clinical Pharmacy Vol 7, No 4 (2018)
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (572.527 KB) | DOI: 10.15416/ijcp.2018.7.4.227

Abstract

Kualitas hidup merupakan salah satu penilaian tingkat keberhasilan suatu terapi. Kualitas hidup yang tinggi akan meningkatkan tingkat kesembuhan serta menurunkan morbiditas dan mortalitas penyakit. Studi ini dilakukan dalam rangka program Saintifikasi Jamu untuk mendapatkan informasi tentang ramuan jamu imunostimulan dalam meningkatkan kualitas hidup penderita HIV/AIDS. Penelitian ini dilakukan pada bulan Juni sampai Oktober tahun 2015 di Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Kabupaten Sragen. Ramuan jamu imunostimulan dapat diberikan sebagai terapi komplementer bersama terapi antiretroviral (ARV). Ramuan jamu yang digunakan adalah 14 gram rimpang temulawak (Curcuma xanthorrhiza), 14 gram temu mangga (Curcuma mangga), dan 14 gram herba meniran (Phyllantus niruri) dalam bentuk rebusan dibandingkan plasebo. Penelitian ini menggunakan metode quasi-experimental pre dan posttest dengan total 60 subjek penderita HIV/AIDS di Sragen. Intervensi dilakukan selama 28 hari dengan mengamati skor World Health Organization Quality of Life-HIV BREF (WHOQOL-HIV BREF) dan nilai CD4+. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ramuan jamu imunostimulan menaikkan rata-rata skor WHOQOL-HIV BREF pada domain psikologi, kemandirian, dan kesehatan umum secara bermakna (p=0,014; 0,030; 0,003) dan mempertahankan nilai CD4+ subjek ramuan jamu. Ramuan jamu memberikan perubahan terhadap kualitas hidup subjek terutama pada domain psikologi, kemandirian, dan kesehatan umum serta mempertahankan nilai CD4+.Kata Kunci: CD4+, kualitas hidup, ramuan jamu Changes in Quality of Life and CD4+ Value on HIV/AIDS Patients with Immunostimulant Herb Formula in Sragen RegencyAbstractQuality of life is one of parameters to assess a theurapetic goal. Higher quality of life will increase percentage of survival as well as decrease morbidity and mortality of disease. This study was a part of Saintifikasi Jamu program, and aimed to provide information about efficacy of immunostimulant herb formula in improving quality of life HIV/AIDS patients. Immunostimulant jamu formula was given as complementary therapy along with antiretroviral (ARV) therapy. The jamu formula consisted of 14g java turmeric (Curcuma xanthorrhiza) rhizome, 14g mango turmeric (Curcuma mangga) rhizome, and 14g meniran (Phyllantus niruri) herbs. The jamu formula was given for 28-day intervention and compared with placebo. This research was conducted on June–October 2015 at National AIDS Commission of Sragen Regency, Central Java. This study used quasi experimental pre and posttest method, involving 60 participants whom diagnosed with HIV/AIDS in Sragen Regency. The results showed that the immunostimulant jamu formula increased the mean scores of World Health Organization Quality of Life-HIV BREF (WHOQOL-HIV BREF) in psychology, independence, and general health domain significantly (p=0.014; 0.030; 0.003) and maintained the CD4+ values. Immunostimulant jamu formula changes the quality of life of subjects especially in the domain of psychologyindependence, and general health, and can maintain the CD4+ values.Keywords: CD4+, jamu formula, quality of life