Pada makalah ini telah dilakukan analisis kesalahan magnitudo FRF (Fungsi Respon Frekuensi) sistem satu
derajat kebebasan (single degree of freedom atau SDOF) dengan menggunakan metode sinyal swept-sine.
Sinyal swept-sine yang digunakan yaitu sinyal linear swept-sine, sinyal S111 swept-sine dan S535 sweptsine.
Disini, sistem SDOF divariasikan dalam span frekuensi pengukuran 0-50 Hz dengan rasio redaman
0.5% dan 1 % . Secara simulasi numerik, dilakukan analisis kesalahan fungsi perbesaran dinamik dengan
tujuan untuk memprediksi waktu swept minimum (lama stimulus), baik pada metode sinyal linear swept-sine
maupun pada metode sinyal S111 swept-sine dan S535 swept-sine, yang dapat menghasilkan magnitudo FRF
sistem SDOF yang teliti. Lama stimulus sinyal swept-sine divariasikan dari 1 s hingga 10 s. Dari analisis
yang telah dilakukan pada metode sinyal linear swept-sine, dapat disimpulkan bahwa dengan menggunakan
metode sinyal ini sering menghasilkan magnitudo FRF yang tidak teliti apabila frekuensi resonansi sistem tidak berada di tengah span frekuensi pengukuran 0-50 Hz, sehingga dengan metode ini perlu dilakukan stimulus dengan waktu yang lama. Jika frekuensi resonansi sistem berada di tengah span frekuensi pengukuran 0-50 Hz, maka dengan metode ini untuk menghasilkan magnitudo FRF yang teliti memerlukan waktu stimulus sekitar 7 s. Sedangkan dengan menggunakan metode sinyal S111 swept-sine maupun S535 swept-sine dapat diperoleh magnitudo FRF yang teliti dengan stimulus yang lebih cepat yaitu sekitar 1 s apabila frekuensi resonansi sistem berada lebih dekat dengan batas akhir dari span frekuensi 0-50 Hz.