Amalia Fransiska Ilyas
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PERLINDUNGAN HUKUM TERHADAP ANAK SEBAGAI PELAKU TINDAK PIDANA PERSETUBUHAN ANAK (Studi Kasus di UPPA Polres Batu) Amalia Fransiska Ilyas
Kumpulan Jurnal Mahasiswa Fakultas Hukum Sarjana Ilmu Hukum, Maret 2013
Publisher : Kumpulan Jurnal Mahasiswa Fakultas Hukum

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (109.71 KB)

Abstract

ABSTRAKSIAMALIA FRANSISKA ILYAS, 0910113207, 2013, Perlindungan Hukum Terhadap Anak Sebagai Pelaku Tindak Pidana Persetubuhan Anak (Studi Kasus di UPPA Polres Batu), Skripsi, Hukum Pidana, Fakultas Hukum Universitas Brawijaya Malang, Dosen Pembimbing: Nurini Aprilianda, SH. MHum. Dan Milda Istiqomah, SH.MTCP.,Dalam penulisan artikel ilmiah ini penulis membahas tentang Perlindungan Hukum Terhadap Anak Sebagai Pelaku Tindak Pidana Persetubuhan Anak (Studi Kasus di UPPA Polres Batu). Hal ini dilatarbelakangi dengan semakin meningkatnya kasus persetubuhan anak akibat perubahan-perubahan sosial yang serba cepat akibat dari proses modernisasi dan globalisasi. Minat anak terhadap jenis kelamin lain mulai berkembang dalam arti khusus, sedang pengenalan terhadap diri sendiri ternyata masih sangat kurang. Artikel ilmiah ini mengangkat rumusan masalah : (1) Bentuk perlindungan hukum terhadap anak sebagai pelaku, (2) Kendala dan upaya yang dihadapi dan dilakukan UPPA Polres Batu. Kemudian dalam artikel ilmiah ini menggunakan penelitian empiris dengan pendekatan yuridis sosiologis. Bahan hukum primer dan sekunder. Berdasarkan hasil penelitian, penulis memperoleh jawaban atas permasalahan yang ada, Bahwa dalam memberikan perlindungan terhadap anak sebagai pelaku, UPPA melakukan penyidikan yang berbeda dengan  penyidikan terhadap orang dewasa. Secara keseluruhan perlindungan hukum terhadap anak sebagai pelaku diwilayah UPPA Polres Batu sudah cukup baik, tapi dalam tahap penyidikan masih ada beberapa hal yang tidak sesuai dengan Undang-Undang.Kata Kunci : Persetubuhan, Anak Sebagai Pelaku, Perlindungan Hukum.