This Author published in this journals
All Journal Widyaparwa
Imam Budi Utomo
Provincial Language Office (Kantor Bahasa Provinsi) of Island Riau in North Sumatra

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

SASTRA MULTIKULTURAL: STUDI KASUS SASTRA DI YOGYAKARTA Imam Budi Utomo
Widyaparwa Vol 40, No 2 (2012)
Publisher : Balai Bahasa Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1960.213 KB) | DOI: 10.26499/wdprw.v40i2.54

Abstract

Tulisan ini bertujuan menemukan sebab-musabab dan dimensi kemultikulturalan sastra di Yogyakarta. Untuk melihat dimensi kemultikulturan tersebut digunakan kerangka berpikir multikultural. Adapun metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian kualitatif. Sementara itu, pengumpulan data dilakukan melalui studi pustaka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ditemukan minimal dua sebab terjadinya kemultikulturalan sastra di Yogyakarta, yaitu hidup dan berkembangnya berbagai kultur dan banyaknya pendatang pelajar/mahasiswa dari berbagai penjuru Tanah Air ke Yogyakarta. Sementara itu, terdapat dua dimensi kemultikulturalan sastra di Yogyakarta, yakni dimensi sastrawan (salah satu aspek ekstenal karya sastra) dan dimensi karya sastra (aspek internal karya sastra). Beragam kultur yang ditampilkan dalam karya sastra di Yogyakarta itu menunjukkan wajah yang multikultural (kultur yang beragam, tidak hanya terdiri atas satu kultur). Dalam konteks keIndonesiaan, pertumbuhan sastra multikultural, antara lairn, dapat menjadi sebuah sarana refleksi diri dan dapat bermanfaat sebagai alat pemersatu bangsa yang rawan terkoyak. This paper aims to find out causative and multicultural dimension on literature in Yogyakarta. Multicultural framework is used to view the multicultural dimension and, additionaly, qualitative method is used to perform research. Library research is performed to collect data. The result shows that literary multicultural in Yogyakarta occurs in the life and development of cultural complexity and the arrival of students from all over lndonesia to Yogyakarta. The two literary multicultural in Yogyakarta emerge on men of letters (one of the literary external aspects) and literary works dimension (literary internal aspect). Cultural variety performed in literary works in Yogyakarta shows multicultural face (various cultures, not only one culture). Growth of multicultural literature, in lndonesian context, inter-alia, is able to be a means of self-reflection and be beneficial to be unifying means of fragile nation.