Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

KESIAPAN GURU DALAM PELAKSANAAN KBK PADA MADRASAH ALIYAH SITI MARYAM BANJARMASIN Roch Aris Hidayat
Analisa: Journal of Social Science and Religion Vol 12, No 1 (2007): Analisa : Jurnal Pengkajian Masalah Sosial Keagamaan
Publisher : Balai Penelitian dan Pengembangan Agama Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18784/analisa.v12i1.1018

Abstract

Guru MA Siti Mariyah Banjarmasin dalam melaksanakan KBK dilihat dari aspek pemahamannya terhadap KBK dan kemampuan teknis dalam menerapkan KBK dapat dikatakan belum sepenuhnya siap melaksanakan KBK. Pada aspek pemahaman guru terhadap KBK diperoleh temuan bahwa, masih cukup banyak guru MA Siti Maryam banjarmasin yang belum sepenuhnya memahami substansi KBK dengan baik, belum memahami metode pembelajaran sesuai KBK dan belum memiliki pemahaman yang baik terhadap teknik evaluasi sebagaimana disarankan dalam KBK. Pada aspek kemampuan teknis dalam menerapkan KBK, diperoleh temuan bahwa masih banyak guru MA Siti Maryam yang belum melakukan seleksi siswa berdasarkan kompetensinya, masih cukup banyak guru yang belum membuat Rencana Pembelajaran (RP) sesuai KBK, masih banyak guru yang belum melakukan proses pembelajaran dengan baik (melakukan tes awal dan akhir), dan masih banyak guru yang belum melakukan evaluasi dengan baik sesuai KBK. Di samping itu, dalam penelitian ini juga digali kendala-kendala yang dialami guru dalam melaksanakan KBK. Berdasarkan data-data dalam penelitian ini, diperoleh temuan bahwa hampir semua guru mengalami kendalan dalam menerapkan KBK, terutama kendala memperoleh sarana pembelajaran yang memadai dan kendala dana untuk menunjang kegiatan pembelajaran, sebagaimana disarankan dalam KBK.
KESIAPAN GURU DALAM PELAKSANAAN KBK PADA MADRASAH ALIYAH SITI MARYAM BANJARMASIN Roch Aris Hidayat
Analisa: Journal of Social Science and Religion Vol 12, No 1 (2007): Analisa : Jurnal Pengkajian Masalah Sosial Keagamaan
Publisher : Balai Penelitian dan Pengembangan Agama Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (21651.874 KB) | DOI: 10.18784/analisa.v12i1.1018

Abstract

Guru MA Siti Mariyah Banjarmasin dalam melaksanakan KBK dilihat dari aspek pemahamannya terhadap KBK dan kemampuan teknis dalam menerapkan KBK dapat dikatakan belum sepenuhnya siap melaksanakan KBK. Pada aspek pemahaman guru terhadap KBK diperoleh temuan bahwa, masih cukup banyak guru MA Siti Maryam banjarmasin yang belum sepenuhnya memahami substansi KBK dengan baik, belum memahami metode pembelajaran sesuai KBK dan belum memiliki pemahaman yang baik terhadap teknik evaluasi sebagaimana disarankan dalam KBK. Pada aspek kemampuan teknis dalam menerapkan KBK, diperoleh temuan bahwa masih banyak guru MA Siti Maryam yang belum melakukan seleksi siswa berdasarkan kompetensinya, masih cukup banyak guru yang belum membuat Rencana Pembelajaran (RP) sesuai KBK, masih banyak guru yang belum melakukan proses pembelajaran dengan baik (melakukan tes awal dan akhir), dan masih banyak guru yang belum melakukan evaluasi dengan baik sesuai KBK. Di samping itu, dalam penelitian ini juga digali kendala-kendala yang dialami guru dalam melaksanakan KBK. Berdasarkan data-data dalam penelitian ini, diperoleh temuan bahwa hampir semua guru mengalami kendalan dalam menerapkan KBK, terutama kendala memperoleh sarana pembelajaran yang memadai dan kendala dana untuk menunjang kegiatan pembelajaran, sebagaimana disarankan dalam KBK.
ESKATOLOGI ISLAM DALAM SYAIR IBARAT DAN KHABAR KIAMAT Islamic Eschatology in Syair Ibarat and Khabar Kiamat Novi Setyowati; Nuraini Isti Kusumah; Partini Partini; Puput Puji Lestari; Umi Amanah; Bani Sudardi; Roch Aris Hidayat
Jurnal SMART (Studi Masyarakat, Religi, dan Tradisi) Vol 3, No 2 (2017): Jurnal SMaRT Studi Masyarakat, Religi, dan Tradisi
Publisher : Balai Penelitian dan Pengembangan Agama Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1064.739 KB) | DOI: 10.18784/smart.v3i2.524

Abstract

Eschatology is a doctrine of theology concerned with the end of the world or end times. It is futuristic, that is to say, a doctrine directed to the future. Islam has pillars that everyone must have or often referred to as the pillars of faith. One of which is the belief in things that will happen in the future, especially life after death. Discussion about life after death is included in eschatology. This study is intended to describe the content of classical Malay texts; Syair Ibarat and Khabar Kiamat. The study of this text is done by approaching the eschatological concepts contained in the text. The findings are that this poem contains eschatological concepts, namely (1) death, (2) barzakh (a period or state between death and resurrection), (3) kiamat (doomsday), (4) resurrection day, (5) mahsyar (6) heaven, and (7) hell. The study of the concept of eschatology in the classical Malay texts of Syair Ibarat and Khabar Kiamat is a means to convince human beings about life after death.
KESIAPAN GURU DALAM PELAKSANAAN KBK PADA MADRASAH ALIYAH SITI MARYAM BANJARMASIN Roch Aris Hidayat
Analisa: Journal of Social Science and Religion Vol 12, No 1 (2007): Analisa : Jurnal Pengkajian Masalah Sosial Keagamaan
Publisher : Balai Penelitian dan Pengembangan Agama Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18784/analisa.v12i1.1018

Abstract

Guru MA Siti Mariyah Banjarmasin dalam melaksanakan KBK dilihat dari aspek pemahamannya terhadap KBK dan kemampuan teknis dalam menerapkan KBK dapat dikatakan belum sepenuhnya siap melaksanakan KBK. Pada aspek pemahaman guru terhadap KBK diperoleh temuan bahwa, masih cukup banyak guru MA Siti Maryam banjarmasin yang belum sepenuhnya memahami substansi KBK dengan baik, belum memahami metode pembelajaran sesuai KBK dan belum memiliki pemahaman yang baik terhadap teknik evaluasi sebagaimana disarankan dalam KBK. Pada aspek kemampuan teknis dalam menerapkan KBK, diperoleh temuan bahwa masih banyak guru MA Siti Maryam yang belum melakukan seleksi siswa berdasarkan kompetensinya, masih cukup banyak guru yang belum membuat Rencana Pembelajaran (RP) sesuai KBK, masih banyak guru yang belum melakukan proses pembelajaran dengan baik (melakukan tes awal dan akhir), dan masih banyak guru yang belum melakukan evaluasi dengan baik sesuai KBK. Di samping itu, dalam penelitian ini juga digali kendala-kendala yang dialami guru dalam melaksanakan KBK. Berdasarkan data-data dalam penelitian ini, diperoleh temuan bahwa hampir semua guru mengalami kendalan dalam menerapkan KBK, terutama kendala memperoleh sarana pembelajaran yang memadai dan kendala dana untuk menunjang kegiatan pembelajaran, sebagaimana disarankan dalam KBK.