Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

PELATIHAN DESAIN PEMBELAJARAN TARI BERBASIS PENDIDIKAN KARAKTER ANAK (METODE, PRAKTIK DAN PRODUK) Okto Wijayanti; Cicih Wiarsih; Karma Iswasta Eka
PROSIDING SEMINAR NASIONAL LPPM UMP PROSIDING SEMINAR NASIONAL LPPM UMP 2020
Publisher : Lembaga Publikasi Ilmiah dan Penerbitan (LPIP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (316.75 KB)

Abstract

Permasalahan mitra yang diungkapkan oleh guru SD Muhammadiyah Cipete yakni kurang adanya pengetahuan, kemampuan untuk mendesain pembelajaran tari berbais karakter untuk siswa di SD Muhammadiyah Cipete. Pembelajaran karakter salah satunya dapat diteajarkan melalui pembelajaran seni tari. Keunggulan pembelajaran seni tari berbasis pendidikan karakter yakni diharapkan anak dapat semakin dekat dengan lingkungan sekitar, mengenali karakter teman, sehingga dalam kegiatan belajar mengajar dimungkinkan anak akan lebih peka dan memiliki karakter baik yang mendukung prestasi belajar di sekolah. Ketidakberadaannya guru untuk mengajarkan tari karena keterbatasan kemampuan guru dalam menyusun desain pembelajaran tari berbasis karakter. Pelatihan ini bertujuan untuk memberikan bekal pengetahuan dan keterampilan dalam mendesain pembelajaran tari berbasis karakter. Peserta pelatihan ini adalah 9 orang guru SD Muhammadiyah Cipete. Metode pelaksanaan program yakni ceramah dan demontrasi melalui praktek tari.Program Pelatihan ini dilaksanakan selama 5 pertemuan, mengingat kompetensi yang harus dikuasai mitra yakni dapat memperagakan tari kelompok berbasis pendidikan karakter. Nilai karakter dalam embelajaran tari yakni tnggungjawab, kerjasama dan religius. Pendampingan dilaksanakan setelah kegiatan pelatihan selesai yakni mendampingi guru dari dalam mentransfer ilmu, dan keterampilan tari berbasis karakter kepada siswa di sekolah. Adapun narasumber utama pelatihan ini adalah ketua dan anggota tim pengusul penerapan Ipteks bagi Masyarakat yaitu 2 orang. Mahasiswa yang berjumlah 2 orang berpartisipasi untuk menyampaikan materi pelatihan serta membantu dalam persiapan dan pendokumentasian kegiatan, sebagai bentuk pemberian pengalaman dan pengetahuan mahasiswa yang akan tugas akhir. Metode yang digunakan pada pelatihan ini yaitu ceramah, tanya jawab, diskusi dan praktik. Partisipasi mitra dalam penelitian ini yakni mitra terlibat dalam penyampaian ide, kreativitas, pentas, kostum dan rias tari.. Produk luaran dari pengabdian ini yakni desain pembelajaran tari berbasis karakter dan HAKI berupa produk tari berbasis pendidikan karakter. Siswa, kepala sekolah, komite, guru, orangtua, dan masyarakat bekerjasama, berkolaborasi, bersinergi denganbaik, sehingga desain pembelajaran tari berbasis pendidikan karakter dengan nilai kerjakeras, tanggungjawab, disiplin, kerjasama dan religius dapat diterapkan ke dalam produk tari Sluku-Sluku Bathok dapat diimplementasikan dengan baik.
PERAN GURU DALAM MENGEMBANGKAN KEMAMPUAN MEMBACA PERMULAAN SISWA KELAS 1A SD NEGERI 2 PLIKEN Restiana Magitasari; Cicih Wiarsih
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 10 No. 2 (2024): Volume 10 No. 02 Juni 2024
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v10i2.3555

Abstract

Early reading skills are a fundamental foundation learning, and students must master them. The first-grade students of class 1A at SD Negeri 2 Pliken exhibit diverse reading abilities, with notable improvement observed among students who previously could not read, now reading better. The activity and creativity of the first-grade teacher significantly influence the fluency and accuracy of children’s reading at the initial learning stage. Therefore, this study aims to determine the role of the teacher in developing the early reading skills of class 1A students at SD Negeri 2 Pliken, along with the supporting and inhibiting factors. The research are the principal, class teacher, and students of class 1A at SD Negeri 2 Pliken. Data collection techniques include observation, interviews, and documentation. The result of this study indicate that the role of the class 1A teacher at SD Negeri 2 Pliken in developing early reading skills is quite effective. The teacher’s roles include organizer, mediator, facilitator, and motivator. As an organizer, the teacher successfully implements a 15-minute literacy habit before lessons begin. As a mediator, the teacher seeks engaging reading materials for students. As a facilitator, the teacher creates an attractive reading corner for students. As a motivator. The teacher supports and appreciates students brave enough to read in front of their peers. The supporting factors include good cooperation between teachers and students, students’ parents, school policies, learning media, and the availability of reading books. The inhibiting factors are internal challenges within the students and time constraints.