Fardhian Dwi Saputra
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Sistem Pakar Menentukan Tingkat Kecocokan Lahan Untuk Tanaman Jati Menggunakan Metode Forward Chaining Fardhian Dwi Saputra; Hindayati Mustafidah; Suwarno Suwarno
JUITA : Jurnal Informatika JUITA Vol. 4 Nomor 1, Mei 2016
Publisher : Department of Informatics Engineering, Universitas Muhammadiyah Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1406.571 KB) | DOI: 10.30595/juita.v4i1.1186

Abstract

Tanaman jati merupakan tanaman yang mempunyai cukup banyak kriteria untuk dapat tumbuh di suatu daerah. Kebanyakan petani jati tidak mengetahui masing-masing dari kriteria tersebut. Kriteria yang dibutuhkan oleh tanaman jati berupa suhu, bulan kering, solum, drainase, lereng, tingkat keasaman, salinitas, batuan permukaan, singkapan batuan, tekstur tanah, bahaya banjir, bahaya erosi. Oleh karena itu dibutuhkan seorang ahli untuk dapat mengetahui dan menentukan tingkat kecocokan tanaman jati dilahan mereka. Terbatasnya ahli menyebabkan sulitnya menentukan tingkat kecocokan tanaman tersebut di suatu daerah. Untuk itu dibutuhkan sebuah sistem yang dapat meniru kemampuan seorang ahli dalam bidangnya. Sistem yang dapat digunakan untuk menentukan tingkat kesesuaian tanaman jati tersebut berupa sistem pakar. Sistem pakar merupakan sebuah sistem yang mengadopsi pengetahuan manusia ke komputer agar dapat menyelesaikan masalah yang biasa dilakukan oleh seorang ahli. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan tingkat kecocokan tanaman jati di suatu daerah dengan menggunakan metode forward chaining. Langkah membangun sistem pakar menggunakan metode forward chaining yaitu dengan cara mengakuisisi pengetahuan dari pakar kemudian merepresentasikan pengetahuan tersebut ke dalam sebuah sistem. Sistem pakar dengan metode forward chaining dapat menentukan tingkat kecocokan tanaman jati, sebagai contoh di Kecamatan Pekuncen Kabupaten banyumas dengan memasukkan kriteria-kriteria lahan yang ada untuk mendapatkan kesimpulan atau tingkat kecocokan tanaman jati.