Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

KEKUASAAN JURAGAN DAN KIAI DI MADURA Imam Zamroni, Imam Zamroni
JURNAL KARSA (Terakreditasi No. 80/DIKTI/Kep/2012) Vol 12, No 2 (2007): MADUROLOGI 2
Publisher : STAIN PAMEKASAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

(Penulis adalah alumni program Magister Studi Sosiologi Sekolah Pascasarjana Universitas Gadjah Mada Yogyakarta)     Abstrak: Tulisan ini berusaha untuk melihat kekuasaan dan pengaruh sosial yang ditimbulkan antara juragan dan kiai dalam perkembangan paling mutakhir. Keduanya—juragan dan kiai—mempunyai sumber kekuasaan yang berbeda yang berimplikasi pada keragaman desain gerakan politik untuk merebut kekuasaan. Berdasarkan pada kompleksitas bangunan kekuasaan yang dimiliki oleh elite, maka Madura memiliki karakter masyarakat yang unik sekaligus spesifik, jika dibandingkan dengan masyarakat Jawa pada umumnya. Oleh karena itulah, dalam konteks kekuasaan, kajian tentang juragan dan kiai menjadi penting adanya. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif-kualitatif dengan pendekatan fenomenologi yang berusaha memahami makna di balik fenomena sosial yang muncul ke permukaan secara holistik. Teknik penggalian data menggunakan AN KIobservasi partisipasi (participant observation) dan wawancara mendalam (indept interview) Kata kunci: kekuasaan, politik, budaya
KEKUASAAN JURAGAN DAN KIAI DI MADURA Imam Zamroni Imam Zamroni
Karsa: Journal of Social and Islamic Culture MADUROLOGI 2
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19105/karsa.v12i2.140

Abstract

(Penulis adalah alumni program Magister Studi Sosiologi Sekolah Pascasarjana Universitas Gadjah Mada Yogyakarta)     Abstrak: Tulisan ini berusaha untuk melihat kekuasaan dan pengaruh sosial yang ditimbulkan antara juragan dan kiai dalam perkembangan paling mutakhir. Keduanya—juragan dan kiai—mempunyai sumber kekuasaan yang berbeda yang berimplikasi pada keragaman desain gerakan politik untuk merebut kekuasaan. Berdasarkan pada kompleksitas bangunan kekuasaan yang dimiliki oleh elite, maka Madura memiliki karakter masyarakat yang unik sekaligus spesifik, jika dibandingkan dengan masyarakat Jawa pada umumnya. Oleh karena itulah, dalam konteks kekuasaan, kajian tentang juragan dan kiai menjadi penting adanya. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif-kualitatif dengan pendekatan fenomenologi yang berusaha memahami makna di balik fenomena sosial yang muncul ke permukaan secara holistik. Teknik penggalian data menggunakan AN KIobservasi partisipasi (participant observation) dan wawancara mendalam (indept interview) Kata kunci: kekuasaan, politik, budaya