Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

ANALISIS PENERAPAN e-SPT PPN TERHADAP KEPATUHAN WAJIB PAJAK Dini Wahyu Hapsari
InFestasi Vol 10, No 1 (2014): JUNI
Publisher : Universitas Trunojoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21107/infestasi.v10i1.516

Abstract

The objective of this research is to investigate the effect of the utilization of tax computerized system with Electronic Value-added Tax Form on tax payers compliance. The research method used is associative method with survey approach. The analysis technique used to test the effect among variables are validity and reliability test, Spearman Rank Correlation Coefficient test, regression test, and t-Test for hypothesis. The analysis shows that Spearman Rank coefficient calculation results in 0,646 which is between 0,60 and 0,80. This number suggests that there is “strong” interpretation relationship.  On the other hand, the determination coefficient calculation suggests that the contribution of variable of computerized-tax system with electronic-form of Value-added Tax to the tax payer compliance is 41,7%; where the rest 58,3% is affected by other factors.  The regression equation gathered is Y’ = 33.256 + 0,598 X which shows positive effect, means every increasing of one unit of variable of computerized-tax system with electronic-form of Value-added Tax, the tax payer compliance will increase for 0,598 unit. While for hypothesis testing, it can be concluded that there is significant effect of the utilization of tax computerized system with Electronic Value-added Tax Form on tax payers compliance.
PENERAPAN ACCOUNT REPRESENTATIVE TERHADAP KEGIATAN INTENSIFIKASI PERPAJAKAN PADA KANTOR PELAYANAN PAJAK (KPP) Dini Wahyu Hapsari
Neo-Bis Vol 6, No 1 (2012): JUNI
Publisher : Trunojoyo University of Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21107/nbs.v6i1.550

Abstract

Salah satu upaya yang dilakukan pemerintah untuk dapat meningkatkan penerimaan Negara adalah dengan memaksimalkan penerimaan yang berasal dari pajak. Untuk itu, Menteri Keuangan membuat peraturan-peraturan perpajakan yang salah satunya adalah dengan membuat account representative pada kantor pelayanan pajak. Account representative tersebut diharapkan dapat membantu program intensifikasi perpajakan yang sedang dilaksanakan oleh Dirjen Pajak. Dalam hal ini account representative diharapkan dapat menjadi penghubung antara kantor pajak dengan wajib pajak dengan memberikan pelayanan, pengawasan, dan pembinaan yang baik kepada wajib pajak. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana pengaruh account representative terhadap kegiatan intensifikasi perpajakan. Dalam melaksanakan penelitian ini, penulis membuat angket berupa kuesioner yang diberikan kepada para pegawai di KPP Pratama Bandung Cibeunying dan melakukan wawancara untuk dapat menjawab identifikasi masalah yang dikemukakan. Teknik analisis yang digunakan adalah uji validitas dan reliabilitas, uji koefisien korelasi Rank Spearman, analisis regresi, dan pengujian hipotesis uji t. Berdasarkan hasil perhitungan koefisien korelasi diperoleh nilai sebesar 0,768, yang dapat dikatakan bahwa korelasi antara pengaruh account representative terhadap kegiatan intensifikasi perpajakan memiliki hubungan interpretasi yang kuat. Sedangkan berdasarkan hasil perhitungan pengujian hipotesis dapat diketahui bahwa nilai thitung ttabel yaitu sebesar 5,743 2,069, maka dapat disimpulkan bahwa H0 ditolak dan Ha diterima. Dengan demikian dapat disimpulkan hipotesis yang diajukan yaitu ”Diduga Account Representative sangat berpengaruh terhadap kegiatan intensifikasi perpajakan” dapat diterima. Sehingga untuk mengoptimalkan kegiatan intensifikasi perpajakan pada Kantor Pajak diperlukan peranan yang besar dari account representative agar tujuan utama Dirjen Pajak untuk memaksimalkan penerimaan pajak dapat terlaksana dengan baik.